Al Qaeda Serang Dua Penjara di Irak
Melepaskan lebih dari 500 tahanan, termasuk beberapa anggota senior kelompok teroris tersebut.
TRIBUNNEWS.COM, BAGHDAD - Al Qaeda menyatakan bertanggungjawab dalam serangan ke dua penjara di Irak, dan melepaskan lebih dari 500 tahanan, termasuk beberapa anggota senior kelompok teroris tersebut.
Pernyataan mereka diposting dalam situs Negara Islam Irak dan Levant. "lebih dari 500 para pejuang jihad terbaik di antara para tahanan dibebaskan." Seperti dikutip dari CNN, Rabu (24/7/2013).
Dua penjara yang diserang oleh milisi Al Qaeda di hari Minggu dan Senin kemarin, adalah Abu Ghraib dan al Taji, keduanya terletak di ibukota Irak, Baghad.
Milisi menyerang menggunakan mortir, granat, roket, dan senapan mesin, dan didukung oleh pelaku bom bunuh diri, sementara beberapa narapidana yang berada di dalam penjara membuat kerusuhan dengan melakukan pembakaran.
Menurut data Kementerian Kehakiman Iran, sedikitnya delapan penjaga penjara, 21 narapidana, tewas, dan 25 narapidana dan 14 penjaga terluka.
Televisi Al Iraqiya TV melaporkan bahwa Kementerian Dalam Negeri telah menangkap sejumlah pelarian, namun tidak merinci informasi tersebut. (cnn)