• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 26 Juli 2014
Tribunnews.com
ABC

Diakui, hak ulayat Aborijin atas wilayah tangkapan ikan

Rabu, 7 Agustus 2013 10:44 WIB

Mahkamah tertinggi federal menyatakan warga kepulauan Selat Torres, Australia, berhak melakukan penangkapan ikan komersial berdasarkan hak ulayat atas wilayah laut yang luas antara Australia dan Papua Nugini.

Keputusan pengadilan yang setara dengan Mahkamah Konstitusi ini ditetapkan di Canberra hari ini (7/8).
 
Dalam keputusan itu, disebutkan bahwa warga kepulauan Selat Torres mempunyai hak ulayat atas wilayah laut seluas 40 ribu km2 yang terbentang antara Australia dan PNG.
 
Warga di wilayah itu ingin membangun perekenomian mereka dengan penangkapan ikan komersial yang mengikuti persyaratan lisensi.
 
Sebelumnya, klaim mereka ditentang keras oleh pemerintah pusat dan negara bagian Queensland serta industri perikanan lokal.
 
Menurut mereka, hak ulayat itu telah dihapuskan oleh undang-undang yang mengontrol perikanan komersial di kawasan ini.
 
Klaim hak ulayat pertama kali diajukan di tahun 2001, dan keputusan pengadilan hari ini ini merupakan langkah hukum paling akhir.
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas