BBC

Malala akan resmikan perpustakaan Birmingham

Perpustakaan baru di Birmingham, yang dibangun dengan biaya £188 juta, akan diresmikan oleh Malala Yousafzai, yang pernah ditembak Taliban.

Malala Yousafzai akan meresmikan perpustakaan baru di Birmingham, Inggris, yang dibangun dengan biaya £188 juta.

Rencananya dia akan mendapat kehormatan untuk membuka selubung plakat perpustakaan dalam upacara khusus di alun-alun Centenary, Rabu 3 September.

Dia mengatakan keterlibatannya dalam upacara peresmian perpustakaan modern di Birmingham itu sebagai sebuah kehormatan.

Dalam acara peresmian, dia juga akan menempatkan buku The Alchemist karya Paolo Coelho miliknya ke rak perpustakaan, yang merupakan buku terakhir yang masuk perpustakaan.

Remaja perempuan berusia 16 tahun ini menjadi sasaran penembakan Taliban karena memperjuangan hak pendidikan untuk perempuan di kawasan tempat tinggalnya di Pakistan, Oktober lalu.

Taliban, yang ingin menerapkan Syariah Islam, berpandangan bahwa anak perempuan tidak boleh mendapat pendidikan gaya Barat.

Dia kemudian mendapat perawatan di Rumah Sakit Queen Elizabeth, Birmingham, dan tinggal di sana

Sejumlah penghargaan

Menanggapi tugasnya untuk meresmikan perpustakaan Birmingham, dia menegaskan peran buku sebagai kekuatan pendidikan.

"Tidak ada senjata yang lebih baik daripada pengetahuan dan tidak ada sumber yang lebih baik bagi pengetahuan selain kata-kata tertulis."

"Menjadi mimpi saya bahwa suatu hari kelak, bangunan hebat seperti ini akan ada di setiap sudut dunia sehingga setiap anak bisa berkembang dengan kesempatan untuk berhasil," tambahnya.

Malala sudah meraih beberapa penghargaan karena perjuangannya dalam pendidikan untuk perempuan, yaitu Tipperary International Peace Award dan the International Children's Peace Prize.

Awal tahun ini, Malala menanda tangani kontrak penulisan buku tentang kisah hidupnya dengan judul I am Malala yang dilaporkan bernilai US$3 juta.

Dia juga disebut-sebut dicalonkan sebagai calon peraih Nobel Perdamaian walau daftar calon untuk penghargaan tersebut tidak pernah diumumkan secara resmi.

Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved