• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 3 September 2014
Tribunnews.com

Korban Tewas Bom Bunuh Diri Gereja Pakistan Jadi 81 Orang

Senin, 23 September 2013 15:34 WIB
Korban Tewas Bom Bunuh Diri Gereja Pakistan Jadi 81 Orang
reuters
Ilustrasi bom bunuh diri 

TRIBUNNEWS.COM, PESHAWAR - Korban tewas dalam dua serangan bom bunuh diri yang menghantam sebuah gereja di Pakistan, menjadi 81 orang, di hari Senin (23/9/2013).

Serangan teroris terhadap gereja All Saints di barat laut kota Peshawar yang terjadi setelah kebaktian Minggu (22/9/2013), dilancarkan oleh kelompok Taliban, dimana merupakan yang paling mematikan yang pernah terjadi terhadap kelompok masyarakat minoritas di Pakistan.

Dokter Arshad Javed Lady, yang merawat korban di rumah sakit Reading mengatakan korban tewas telah meningkat menjadi 81 orang di Minggu malam.

Sebanyak 37 orang diantara korban tewas merupakan wanita. Serangan juga melukai sedikitnya 131 orang.

Aksi terorisme yang kejam dan brutal itu, membuat masyarakat Kristen Pakistan menggelar aksi demonstrasi di sejumlah kota, termasuk Islamabad, Karachi dan Faisalabad. Mereka menuntut perlindungan yang lebih baik dari pemerintah.

Di Islamabad lebih dari 100 pengunjuk rasa memblokir jalan raya kota selama beberapa jam di hari Senin, menyebabkan kemacetan yang mengular.

Payung Taliban Pakistan, unood ul - Hifsa, menyatakan bertanggung jawab atas serangan itu. Mereka mengatakan serngan itu merupakan balasan dari serangan pesawat tak berawak AS yang menargetkan Taliban dan Al Qaeda di wilayah sepanjang perbatasan Afghanistan.

"Kami melakukan bom bunuh diri di gereja Peshawar dan akan terus menyerang orang asing dan non-muslim sampai serangan pesawat tak berawak berhenti," kata Ahmad Marwat, juru bicara kelompok itu. (NST.com)

Penulis: Samuel Febrianto
Editor: Willy Widianto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
2317311 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas