Jumat, 28 November 2014
Tribunnews.com
ABC

Pasifik Hitam-Putih Dalam Rekaman Wartawan Australia

Senin, 6 Januari 2014 02:30 WIB

Kawasan Pasifik seringkali digambarkan kaya warna, ceria, dan indah. Namun, kali ini seorang wartawan foto Australia menyajikannya dalam suasana lain: hitam putih, kaya makna, bahkan terkadang mencekam.

Ben Bohane, yang menghabiskan lebih dari dua puluh tahun mengabadikan kehidupan dan tradisi masyarakat-masyarakat yang tinggal di kawasan Pasifik, baru-baru ini menerbitkan buku barunya: "The Black Islands: Spirit and War in Melanesia." (Pulau-pulau hitam: Roh dan Perang di Melanesia).

Dalam buku ini, Bohane menyajikan sebagian karyanya yang bertema konflik dan tradisi spiritual di kawasan Pasifik, dan juga peran tradisi dan agama.

Foto-foto yang ada dalam buku ini adalah foto-foto hitam putih.

"Kita terbiasa melihat Pasifik penuh warna, dengan orang-orang yang ceria dan cantik, dengan bunga di balik telinga mereka," jelas Bohane.

Ia justru berharap foto-foto hitam putih akan menyadarkan orang-orang bahwa kawasan tersebut juga menghadapi tantangan-tantangan berat.

"Ini tidak hanya soal matahari tenggelam di kawasan tropis dan pantai-pantai berpasir putih, namun juga tentang masyarakat, budaya, dan tantangan yang mereka hadapi, dan cara mereka menjelajah dunia modern," ucap Bohane,

"Saya harap orang-orang tak melihat buku ini semata-mata tentang konflik...tapi saya rasa penting memberi gambaran mengenai perjuangan-perjuangan yang terjadi dan kelompok-kelompok gerilya yang ingin mencapai kemerdekaan di tempat-tempat seperti Timor Timur, Papua Barat dan Bougainville."

Seorang penyihir di Papua Barat menyambut saya di desanya di gunung, 1995, (Istimewa: Ben Bohane/wakaphotos.com)
 

Bohane sempat menghabiskan waktu dengan pasukan OPM di Papua Barat, yang menggunakan senjata panah dan busur, dan juga pasukan resistensi Bougainville.

"Saya berhasil menjepret foto saat berdiri di belakang seorang laki-laki yang mengenakan helm bertuliskan 'cultist land'. Di foto, ada grafiti di helmnya dan ledakan granat di depannya. Sepertinya ini berhasil merangkum hubungan antara tradisi spiritual, agama dan sifat konflik di kawasan ini.

Bohane tinggal di Port Vila. Karya-karyanya pernah dimuat di Vanity Fair, Time, dan Newsweek.

Foto: Cultist Land -grafiti di helm dan ledakan granat,  Bougainville, PNG 1996 (Istimewa: Ben Bohane/wakaphotos.com)
BBC

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas