Pasukan Perdamaian TNI di Lebanon Buka Posko Kesehatan

Kegiatan Medical Camp dilaksanakan di Desa Gandhuriyah yang merupakan desa binaan Kompi Mekanis Charli dibawah

Pasukan Perdamaian TNI di Lebanon Buka Posko Kesehatan
Istimewa
Wadansatgas Indobatt (Indonesia Battalion) Kontingen Garuda XXIII-H/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) Mayor Inf Ade Rony meninjau pelaksanaan Medical Camp yang digelar oleh Tim CIMIC (Civil Military Coordination) dan Tim Kesehatan serta Perawat Satgas Indobatt di Desa Ghanduriyah, Lebanon Selatan, Sabtu (22/2/2014). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wadansatgas Indobatt (Indonesia Battalion) Kontingen Garuda XXIII-H/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) Mayor Inf Ade Rony meninjau pelaksanaan Medical Camp yang digelar oleh Tim CIMIC (Civil Military Coordination) dan Tim Kesehatan serta Perawat Satgas Indobatt di Desa Ghanduriyah, Lebanon Selatan, Sabtu (22/2/2014).

Kegiatan Medical Camp dilaksanakan di Desa Gandhuriyah yang merupakan desa binaan Kompi Mekanis Charli dibawah pimpinan Komandan Kompi (Danki) Kapten Marinir Fernando F Lumi.

Tim Kesehatan Indobatt yang terdiri dari Lettu (Ckm) dr Finot, Pelda Endang, Serma (Kowal) Ni Nyoman Sukartini, Sertu Kuncoro dan Serda (Wara) Rizca Arif dengan hati-hati dan seksama memeriksa setiap pasien yang datang untuk berobat.

Menurut Wadansatgas Indobatt Mayor Inf Ade Rony, setiap kegiatan Satgas Indobatt yang bersentuhan langsung dengan masyarakat lokal harus terlebih dahulu dikoordinasikan dengan Staf Cimic dibawah kendali Kasi Cimic Mayor Sus M Toriq, Pasi Cimic Lettu Inf Jeremiah Sesa dan Lettu Inf Hendis Azies.

"Kegiatan Medical Camp yang dilaksanakan merupakan kegiatan yang bersifat sosial dengan maksud untuk menjalin hubungan baik Indobatt dengan masyarakat setempat," kata Mayor Inf Ade Rony di sela pelaksanaan Medical Camp.

Dia menjelaskan, bagi masyarakat yang datang tidak dipungut biaya sepeser pun. Diharapkan kegiatan ini akan sangat membantu masyarakat setempat yang kesulitan dalam mendapatkan akses kesehatan.

Sementara itu, jumlah pasien yang datang terhitung sebanyak 25 orang. Pasien tersebut terdiri dari orang tua dan anak-anak dengan keluhan deman, batuk dan terdapat anak kecil yang mengalami penyakit kulit dengan bahasa kesehatannya adalah Pruritus (gatal-gatal).

Tags
TNI
Lebanon
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved