Pesawat Malaysia Airlines Hilang Kontak

Kronologi Hilangnya Pesawat Malaysia Airlines: Keluarga Diminta Berkumpul di Bandara KL

Pesawat Malaysia Airlines yang hilang dipiloti awak senior yang sudah mengabdi selama 33 tahun dan punya 18.365 jam terbang

Kronologi Hilangnya Pesawat Malaysia Airlines: Keluarga Diminta Berkumpul di Bandara KL
AFP PHOTO/MARK RALSTON
Seorang wanita yang diduga keluarga penumpang Malaysia Airlines MH370 terduduk dan menangis di Beijing Airport setelah mendengar berita tentang hilangnya pesawat Boeing 777-200 milik Malaysia Airlines, Sabtu (8/3/2014). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pesawat Boeing 777-200 milik Malaysia Airlines (MAS) dilaporkan hilang dalam perjalanan dari Kuala Lumpur (Malaysia) menuju Beijing (China), Sabtu (8/3/2014) dini hari.

Dikutip dari situs berita Malaysia, The Star, CEO Grup Malaysian Airlines Group, Ahmad Jauhari Yahya menyebut pesawat diterbangkan oleh pilot senior, Zaharie Ahmad Shah (53).

Pria berkebangsaan Malaysia tersebut, kata Ahmad Jauhari, sudah mengabdi selama 33 tahun di MAS sejak tahun 1981.  Zahari secara total sudah memiliki sebanyak 18.365 jam terbang.

"Adapun Co-pilot dari Kapten Zaharie adalah perwira pertama Fariq Ab.Hamid, berusia 27 tahun, berkebangsaan Malaysia, dan total memiliki 2.763 jam terbang. Fariq telah bekerja di MAS sejak tahun 2007," kata Ahmad Jauhari, Sabtu (8/3/2014).

Pesawat yang membawa 239 penumpang, termasuk tujuh orang warga negara Indonesia, terakhir kali terlihat di sekitar perairan Laut China Selatan. Pihak maskapai memberikan kronologi hilang kontaknya pesawat seperti dilansir The Star. Ada perbedaan waktu sekitar satu jam antara waktu Malaysia dan waktu Indonesia di mana waktu di Malaysia lebih cepat.

Sabtu, 8/3/2014

Pukul 00:41
Malaysia Airlines (MAS) nomor penerbangan MH370 lepas landas dari Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) . Pesawat Boeing 777-200 itu mengangkut 239 penumpang, dua di antaranya, dan 12 awak pesawat. Sebanyak 38 di antara penumpang berkebangsaan Malaysia, sedang 7 orang lainnya berkebangsaan Indonesia. Secara total, pesawat mengangkut orang-orang dari 14 kewarganegaraan.

02:40
Pesawat hilang kontak di wilayah udara Vietnam. Disebutkan, pesawat tidak masuk wilayah udara dan tidak membuat kontak dengan pengawas di China.

06:40
Penerbangan dijadwalkan tiba di Beijing, China.

10:15
Terdapat laporan palsu yang menyebut pesawat membuat pendaratan darurat di Nanning, China. Kabar tersebut dikonfirmasi tak benar oleh pihak terkait.

Halaman
123
Penulis: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2016
About Us
Help