Nebaarukun Kaget Bahasa Indonesia Dipakai 300 Juta Manusia

Bedanya kacang kedelai Indonesia tidak lengket-lengket seperti Natto. Kalau digoreng menjadi tempe.

Nebaarukun Kaget Bahasa Indonesia Dipakai 300 Juta Manusia
Tribunnews.com/Richard Susilo
Nebaarukun (kiri) karakter Jepang (yurukyara) yang sedang populer saat ini di Jepang bersama Oniisan Natto (kanan) 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Kaget mendengar jumlah penduduk dan potensi pasar di Indonesia, apalagi pengguna Bahasa Indonesia bisa dimengerti sekitar 300 juta manusia, baik orang Indonesia, Malaysia, Brunei dan sebagian Singapura, tokoh karakter Jepang untuk Natto (kacang kedelai) seperti tempe ini, berasal dari perfektur Ibaraki Jepang, Nebaarukun jadi serius ingin belajar bahasa Indonesia.

“Wah ternyata bahasa Indonesia sangat penting sekali ya. Oke deh kalau begitu saya akan mulai belajar bahasa Indonesia sedikit-sedikit sebelum ke Indonesia nantinya ya?" papar  Nebaarakun yang meminta tak diungkapkan nama sebenarnya khusus kepada Tribunnews.com sore ini (19/10/2014).

Natto adalah kacang kedelai Jepang mirip dengan kacang kedelai Indonesia. Bedanya kacang kedelai Indonesia tidak lengket-lengket seperti  Natto. Kalau digoreng menjadi tempe.

Nebaarakun coklat seperti Natto tersebut bukanlah yurukyara resmi dari pemda Ibaraki, tetapi sangat popular saat ini di kalangan anak-anak sampai dewasa. Motif kesehatan dengan makan Natto menjadi sehat menjadi tema utama gerakan dan penampilan yurukyara Nebaarukun.

“Kalau saya ke Indonesia bagaimana ya bisa belajar bahasa Indonesia di Jepang? Ah mungkin bisa beli buku pelajaran bahasa Indonesia di toko buku di Jepang ya, saya akan coba belajar bahasa Indonesia supaya bisa komunikasi dikit bahasa Indonesia apalagi ketemu saudara Tempe di Indonesia,” lanjutnya lagi.

Nabaarukun yang representasi dari Natto itu menyatakan akan terus ada selamanya karena makanan sehat, sehingga diharapkannya bisa membuat masyarakat manapun menjadi bahagia sehat dan kuat kalau makan Natto. Sedangkan di Indonesia tentu akan bertemu “saudaranya” tempe sehingga bisa bersama memasyarakatkan makanan kesehatan keduanya ini nantinya di Indonesia.

“Nanti kalau Nebaarakun sudah mulai banyak dikenal di Indonesia mungkin akan berkunjung ke Indonesia ya,” tambahnya lagi dan snagat berharap bersama kakaknya, Oniisan Natto bisa sama-sama ke Indonesia nantinya bertemu para penggemar yurukyara Nebaarukun di Indonesia.

“Besok beli buku pelajaran bahasa Indonesia, belajar dulu ah,” tekannya lagi sambil tersenyum. Yurukyara ini mulai muncul Desember 2013 tetapi belum satu tahun kini sudah semakin popyler di masyarakat Jepang karena cara bicaranya yang lucu sekali dan sopan serta mendidik anak-anak, sehingga bisa diterima semua usia, mulai anak-anak sampai dengan dewasa.

Kumpulan pencinta Nebaarukun di Indonesia juga mulai muncul untuk mempromosikan yurukyara ini, menyambut kedatangan Nebaarukun di masa mendatang di Indonesia. Bisa diikuti di Facebook ini.  https://www.facebook.com/groups/nebaarukun/  FB ini adalah FB resmi Nebaarukun dalam bahasa Indonesia dipimpn oleh Admin orang Indonesia.

Tags
Jepang
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved