Kunihiro Kato Ciptakan Teknologi Baru Extention Sticker

Dengan desainnya yang diprint out pada kertas tembus pandang, cetakan desain itu bisa menjadi ekstensi atau perpanjangan dari penggunaan aplikasi.

Kunihiro Kato Ciptakan Teknologi Baru Extention Sticker
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Kunihiro Kato (25), penemu teknologi Extention Sticker, siswa Master Universitas Meiji Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Kunihiro Kato (25), seorang master course tingkat dua Universitas Meiji berhasil menciptakan Extention Sticker (ES) yang diumumkan akhir tahun lalu. Tetapi kini lebih matang, lebih maju dan lebih penting. Beberapa perusahaan telah mendekatinya, mengincar teknologinya untuk diimplementasikan pada alat mereka.

Kato berhasil menemukan Extention Sticker (ES). Dengan desainnya yang diprint out pada kertas tembus pandang, cetakan desain itu bisa menjadi ekstensi atau perpanjangan dari penggunaan aplikasi yang ada di komputer.

"Teknologi baru ini saya sendiri yang menemukan dan sudah dipatenkan di Tokyo," ungkap Kato yang didampingi dosennnya Miyashita PhD, khusus kepada Tribunnews.com, Kamis (20/10/2014) di Universitas Meiji.

Untuk mudah dimengerti, misalnya gambar di komputer mau diturunkan (scroll down), cukup dengan menyentuhkan jari kita ke ES tersebut dan jari kita sudah menjadi seperti browser. Kita bisa menurunkan gambar tersebut lewat sentuhan di ES.

Atau lewat ES tersebut kita bisa menggambar di komputer menggunakan jari kita. Meskipun demikian ada syaratnya pula yaitu panel komputer harus touch panel atau model panel sentuh.

Namun panel yang tak bergerak, misalnya televisi bukan touch panel juga bisa dilakukan. Tentu saja harus dikaitkan atau sambungkan dulu dengan ES ke komputer touch panel misalnya laptop atau notebook atau iPad.

Dengan demikian ES dapat pula berfungsi sebagai pembesaran, dari yang semula panel kecil ke panel televisi layar lebar sekali pun. Dari sumber notebook yang kecil misalnya, dapat terproyeksi ke layar televisi yang besar.

Bukan itu saja, ES ini dapat berfungsi pula sebagai kalkulator. Cukup tempelkan ES ke touch panel notebook, lalu kita memencet pada angka-angka yang terlihat di kertas transparan ES tersebut, bisa menghitung, jadi seperti komputer yang memiliki kalkulator terlepas.

Apabila kertas transparan ES tersebut hilang, tinggal print out lagi pakai printer biasa ke kertas transparan biasa. Tentu saja tinta komputer bukan tinta biasa, tetapi tinta khusus, juga penemuan hasil teknologi Jepang dan banyak ditemui, atau mudah dibeli di banyak toko di Jepang. Bahkan bisa beli lewat internet online yang terkenal.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help