Jepang Rayakan Hari Kucing, Potensi Ekonomi 2,3 Triliun Yen

Potensi ekonomi binatang peliharaan kucing besar sekali mencapai sekitar 2,3 triliun yen

Jepang Rayakan Hari Kucing, Potensi Ekonomi 2,3 Triliun Yen
Foto NHK
Perayaan Hari Kucing di Hiroshima dengan pemotretan berbagai kucing di kuil 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Hari ini tanggal 22 - 2 - 2012 di Jepang dirayakan sebagai hari Kucing karena angka dua berbunyi Ni dan banyak angka dua (222) menjadi nyan nyan nyan, atau bunyi suara kucing di Jepang.

"Potensi ekonomi binatang peliharaan kucing besar sekali mencapai sekitar 2,3 triliun yen," ujar profesor kehormatan Universitas Kansai, Katsuhiro Miyamoto kepada pers tadi siang, Senin (22/2/2016).

Berbagai kegiatan terkait kucing dirayakan di semua tempat di Jepang hari ini, mulai Ginza di Tokyo, kantorpos, Jimbocho Kanda Tokyo, lukisan di Hiroshima, pameran lukisan kucing dan sebagainya.

Dampak langsung ekonomi kucing seperti makanannya, pembibitannya, pemeliharaannya dengan total sekitar satu triliun yen.

Wakayama Electric Railway khususnya melalui stasiun Tama menjadi jauh semakin populer, semakin ramai saat ini karena memiliki Kepala Stasiun Kucing yang cantik sehingga meningkatkan perekonomian 4 miliar yen ke sana.

Kemudian film dan buku serta hal-hal yang terkait dengan kucing, barang dalam penjualan tersebut, mencapai nilai ekonomi sekitar 1,2 triliun yen dari dunia Neko (kucing).

"Semua itu bisa dikatakan sebagai Nekonomics di mana tahun lalu mencapai 2 triliun yen peningkatan ekonomi kini sudah meningkat pesat sekitar 10% nya," tambahnya lagi.

Survei tahun 2011 menunjukkan jumlah anjing adalah 11,93 juta ekor. Sedangkan kucing mencapai 9,6 juta ekor.

Namun tahun 2015 jumlahnya terbalik. Jumlah anjing menjadi 9,91 juta eor sedangkan jumlah kucing bertambah banyak menjadi 9,87 ekor hampir sama banyak dengan anjing.

Yoshio Koshimura ketua kehormatan dari Asosiasi Makanan Hewan mengatakan alasannya karena kucing tidak perlu diajak jalan-jalan. Anjing perlu diajak jalan-jalan sehingga menyusahkan pemiliknya.

Oleh karena itu diperkirakan jumlah kucing akan terus bertambah dan anjing akan semakin berkurang.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved