ABG Tewas Diperkosa

Media Asing Menyoroti Kemarahan Publik atas Pemerkosaan yang Menimpa Yuyun di Bengkulu

Sejumlah media asing di antaranya Time, ABC Australia, Reuters dan BBC dari Inggris menyoroti kemarahan publik di Indonesia atas pemerkosaan itu

Media Asing Menyoroti Kemarahan Publik atas Pemerkosaan yang Menimpa Yuyun di Bengkulu
TWITTER/@AVRIL_LISA
#NyalaUntukYuyun trending topic di Twitter, suarakan simpati untuk gadis 14 tahun yang diperkosa dan dibunuh, Senin (2/4/2016). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Yuyun pelajar di Rejang Lebong Bengkulu yang tewas usai diperkosa 14 pemuda menjadi sorotan media-media asing.

Sejumlah media asing di antaranya Time, ABC Australia, Reuters dan BBC dari Inggris menyoroti kemarahan publik di Indonesia atas pemerkosaan itu.

Selain itu, respons Indonesia terhadap upaya perlindungan perempuan dan anak dari kekerasan seksual juga menjadi perhatian mereka.

Time menulis judul The Rape and Murder of a Schoolgirl Has Brought Indonesia’s Culture of Sexual Violence Into Focus.

"Sebuah kejahatan brutal yang merenggut nyawa dan masa depan seorang siswi telah mengejutkan Indonesia dan menggerakkan masyarakat menuntut pemerintah dari negeri terbesar berpenduduk Muslim ini untuk mengambil tindakan serius," tulis Time di awal artikelnya.

Situs ABC Australia memasang judul Gang rape and murder of Indonesian teen sparks reform calls.

Sementara Reuters menulis, Girl's gang rape in Indonesia prompts angry calls for protection.

Reuters mengutip ucapan duka cita yang disampaikan Presiden Joko Widodo via Twitter sebulan setelah peristiwa mengenaskan itu terjadi.

Situs BBC Inggris menayangkan berita How a rape that was ignored angered Indonesia's women.


BBC/Rika Kurnia Ningsih

Eva Mazrieva dari VOA Indonesia menulis artikel berjudul Pemerkosaan Yuyun Representasi Darurat Kekerasan Seksual.

Halaman
12
Penulis: Yudie Thirzano
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved