Si Cantik Jepang Ini Ingin Berbisnis ke Indonesia

Nuigurumi yang sudah dirawat ada 1000 buah dan yang masih menunggu ada 2000 buah.

Si Cantik Jepang Ini Ingin Berbisnis ke Indonesia
Cocoro
Komichi Horiguchi (41) pemilik Nuigurumi byoin, Rumah Sakit Boneka karakter binatang 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Mungkin di dunia cuma di Osaka Jepang saja ada rumah sakit boneka berkarakter binatang (Nuigurumi), disebut Nuigurumi Byoin (Byoin artinya Rumah Sakit).

Sayangnya konsumennya masih hanya orang Jepang saja.

Mungkin saja di masa depan buka bisnis di Indonesia juga karena sang pemiliknya Komichi Horiguchi (41) masih single, menyukai sekali Indonesia terutama pulau Bali

Saat ini tokonya baru satu di kota Tononaka Osaka dan tahun depan mungkin bertambah satu di Awajishima perfektur Hyogo.

"Masih belajar persiapan di sana agar jadi rumah sakit yang baik pula nantinya."

"Saya suka sekali pulau Bali, banyak yang cerita cantik sekali. Mungkin saja suatu waktu nanti kita buat bisnis di Indonesia ya," ujar si cantik Horiguchi khusus kepada Tribunnews.com Jumat ini (25/11/2016).

Konsumen yang ada saat ini memang masih orang Jepang semua.

Nuigurumi yang sudah dirawat ada 1000 buah dan yang masih menunggu ada 2000 buah.

Biaya perawatan 3000 yen untuk waktu sekitar 2-3 minggu, plus biaya kirim 600 yen termasuk foto di CD dan dimandikan agar bersih boneka tersebut.

"Saat ini kami hanya menerima konsumen Jepang di Jepang, belum bisa menerima dari luar Jepang," katanya yang mengaku sama seperti orang Jepang awam, sulit berbahasa Inggris.

Oleh karena itu konsumennya memang belum ada orang asing yang berbahasa Inggris.

"Kebanyakan konsumen kami saat ini dari daerah Kanto, Tokyo dan sekitarnya," ujar Horiguchi yang bermarkas di Shounai saiwai machi 1-5-20, Toyonaka Osaka.

Tokonya di sana juga menjual berbagai Nuigurumi yang lucu-lucu dengan berbagai bentuk, warna dan karakter serta kelembutan boneka yang pasti disenangi kalangan wanita pecinta boneka.

Horiguchi sendiri mengakui memang sejak kecil menyukai Nuigurumi dan mulai ditekuninya sejak beberapa tahun lalu dengan membuka toko jualan Nuigurumi dan sejak 2014 membuka rumah sakit Nuigurumi.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help