Pertama Kali di Jepang Pasangan Gay Dapat Sertifikat Resmi Pemerintah Untuk Mengasuh Anak

Pasangan dari jenis kelamin yang sama telah disertifikasi untuk mendukung anak asuh orang tua diajukan tahun lalu

Pertama Kali di Jepang Pasangan Gay Dapat Sertifikat Resmi Pemerintah Untuk Mengasuh Anak
Richard Susilo
Kantor kementerian tenaga kerja Jepang di Kasumigaseki Tokyo Jepang 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pertama kalinya di Jepang sepasang lelaki pasangan gay di Osaka usia 30 tahunan dan usia 40 tahunan yang hidup serumah, mendapatkan sertifikat resmi dari pemerintah Osaka, khususnya diperkenankan untuk mengasuh seorang anak.

"Pasangan jenis kelamin yang sama, yaitu sama-sama lelaki di Osaka telah diijinkan dan mendapat pengesahan dari pemerintah daerah Osaka untuk mengasuh seorang anak," papar sumber Tribunnews.com di kementerian tenaga kerja kesehatan dan kesejahteraan Jepang Kamis ini (6/4/2017).

Pasangan dari jenis kelamin yang sama telah disertifikasi untuk mendukung anak asuh orang tua diajukan tahun lalu dan dilakukan penelitian lebih lanjut oleh pemda Osaka.

Setelah dilakukan investigasi dari berbagai lembaga bersama pusat-pusat bimbingan anak, para ahli atau tim dewan tersebut akhirnya memutuskan untuk memperbolehkan pasangan gay tersebut mengasuh seorang anak diakui resmi sebagai anak angkat pasangan tersebut.

Pengakuan tersebut akhirnya ke luar Desember 2016 dan baru terungkap saat ini, tiga bulan setelah pengesahan tersebut terlalui.

Menurut kementerian kesehatan di Jepang saat ini sekitar 45.000 anak yang hidup di bawah perawatan badan sosial.

Sebagian besar tinggal di panti asuhan tersebut, dan yang telah mendapatkan orang tua asuh hanya sekitar 5.000 orang saja.

Di Osaka, orang tua asuh yang ingin mengajukan permohonan harus pergi ke pusat konsultasi anak dengan mekanisme wawancara dari lembaga yang bersangkutan dan juga adanya pelatihan selama seminggu.

Konsultasi dengan Dewan Kesejahteraan Sosial serta para ahli juga dilakukan.

Orang tua asuh harus bersertifikat dan akan membuat pencocokan anak-anak.

Per Januari 2017 jumlah calon orang tua asuh yang terdaftar di kota Osaka hanya ada sebanyak 119 pasangan saja.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help