Pengusaha Jepang Senang Penjelasan Dirjen Bea Cukai Indonesia soal Penggunaan Gudang Logistik

Seorang pengusaha Jepang bertanya mengenai penggunaan gudang logistik.

Pengusaha Jepang Senang Penjelasan Dirjen Bea Cukai Indonesia soal Penggunaan Gudang Logistik
Richard Susilo
Direktur Jenderal (Dirjen) Bea Dan Cukai, Heru Pambudi (47), Master of Law Universitas Newcastle Inggris 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Seorang pengusaha Jepang bertanya mengenai penggunaan gudang logistik.

Dirjen Bea cukai, Heru Pambudi (47) menjelaskan rinci dengan segala kemungkinan, ternyata membuat pengusaha tersebut senang pada akhirnya.

"Pengusaha itu memiliki katakanlah gudang untuk 10 boks barang. tapi baru terpakai 7 boks saja. Dia tanya apakah 3 boks bisa dipakai untuk produk lain? Saya jelaskan boleh saja, tak perlu aplikasi lagi," ungkap Heru yang mendapat Master of Law Universitas Newcastle Inggris khusus kepada Tribunnews.com malam ini (21/4/2017).

Meskipun demikian Heru berharap jenis barang lain itu tidak jauh berbeda dengan barang yang tercatat di pihak beacukai.

"Misalnya 7 box itu berisi suku cadang mobil, lalu 3 boks lagi berisi suku cadang motor ya silakan saja. Jangan berbeda jauh. Misalnya 7 boks suku cadang mobil lalu 3 boks lagi inventori buah mangga, lha ini kan aneh dan makanan buah itu mungkin akan terpengaruh juga oleh gudang yang sebenarnya untuk suku cadang kendaraan bermotor," jelasnya.

Lagi pula, tambah Heru, pihak beacukai sebenarnya ingin penggunaan gudang tersebut lebih efektif dan dalam nilai yang besar sehingga penghasilan beacukai dari pergudangan pun bisa bertambah besar nantinya.

Pusat logistik berikat (PLB) misalnya nilai inventori yang disimpan di PLB mencapai 1,16 trtiliun rupiah dan utilisasi PLB rata-rata mencapai 42% saat ini.

Beamasuk yang bisa diperoleh saat ini dari PLB sudah mencapai 10,28 miliar rupiah.

PPh impor nya mencapai 27,13 miliar rupiah dan PPN Impor mencapai 120,09 miliar rupiah.

"Selain itu perusahaan Jepang berbeda juga bertanya soal penggunaan gudang dari sebuah perusahaan ke perusahaan lain apakah boleh dilakukan? Saya jawab boleh saja misalnya perusahaan Jepang A barangnya ditaruh di gudang perusahaan Jepang B. Tentu saja semua harus dilaporkan dan dikomunikasikan serta dikoordinasikan dengan baik segalanya. Mudah saja tak ada yang sulit, dan mereka senang sekali mendengarnya."

Kontribusi beacukai Indonesia saat ini mencapai sekitar 170 triliun rupiah kepada ekonomi nasional.

Sedangkan kepuasan konsumen meningkat dari skala 3,72 di tahun 2010 lalu tahun lalu tahun 2016 mencapai skala 4,18.

Demikian pula waktu tinggal (dwelling time) secara keseluruhan yang tadinya 8,01 hari per tahun 2013, kini hanya 2,9 hari saja per bulan Februari 2017.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help