Pengusaha Jepang Tantang Bea Cukai Indonesia Adakan Pertemuan

Mereka para pengusaha Jepang siap kapan saja dan akan mengerahkan pimpinannya yang ada di Jakarta

Pengusaha Jepang Tantang Bea Cukai Indonesia Adakan Pertemuan
Richard Susilo
Direktur Jenderal (Dirjen) Bea Dan Cukai, Heru Pambudi (47), Master of Law Universitas Newcastle Inggris 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Begitu antusiasme yang tinggi pengusaha Jepang terhadap kunjungan tim beacukai Indonesia ke Jepang yang dipimpin Direktur Jenderal (Dirjen) Bea Dan Cukai, Heru Pambudi (47), sehingga segera menantang melakukan pertemuan lanjutan di Jakarta dalam waktu dekat mendatang.

"Mereka para pengusaha Jepang siap kapan saja dan akan mengerahkan pimpinannya yang ada di Jakarta untuk bertemu dengan tim beacukai kita. Nanti sepulang ke Jakarta saya akan atur dan agendakan lebih lanjut pertemuan dengan para pengusaha Jepang itu," papar Heru yang lulusan Master of Law Universitas Newcastle Inggris khusus kepada Tribunnews.com malam ini (21/4/2017).

Perhatian dan antusiasme pengusaha Jepang memang besar sekali kepada Beacukai sehingga kalau selama ini mereka jarang bertanya, kini malah kebanyakan bertanya sehingga kekurangan waktu untuk pertemuan mengingat jadwal meeting yang sangat banyak Heru dengan berbagai pihak di Jepang selama dua hari terakhir ini.

Bukan hanya para pengusaha, pihak Beacukai Jepang juga akan datang ke jakarta dalam waktu dekat untuk saling tukar pengalaman, serta pelatihan pemberian ilmu dan pengetahuan lebih lanjut kepada pihak beacukai Indonesia aghar lebih profesional lagi dalam melakukan tugasnya.

"Kemajuan beacukai Jepang patut kita pelajari lebih lanjut dan ilmu mereka akan disampaikan saat berkunjung ke Indonesia nanti. Sebuah contoh saat kunjungan kita ke daerah beacukai container yard di Tobishima Nagoya kemarin (20/4/2017). Semua serba otomatis luar biasa, tak ada antri dan semua terjadwal dengan baik satu persatu termasuk juga para pemilik barang ikut kerjasama dengan baik. Tidak seperti di Indonesia truk itu kan antri panjang bukan main untuk menantikan giliran. Di Jepang tak ada antri seperti itu," paparnya lagi.

Pertemuan di Jepang selain dengan pihak Keidanren (Federasi organisasi ekonomi Jepang), juga dengan pihak Mitsubishi Corporation, Mitsubishi Motor, Seiko Epson, Honda Motor, Nippon Express, Itochu Logistic, Kamigumi Corp., Yusen Logistic, Torai Industries serta temu muka dengan Duta Besar Indoensia yang baru, Arifin Tasrif Sabtu pagi besok (22/4/2017) di kediamannya.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help