Penjagaan Masjid Al-Aqsa Diperketat, Muslim Palestina dan Polisi Israel Bentrok

tampak polisi anti-kerusuhan memukuli dan menendangi para pendemo yang kebanyakan merupakan muslim Palestina.

Penjagaan Masjid Al-Aqsa Diperketat, Muslim Palestina dan Polisi Israel Bentrok
AFP PHOTO/AHMAD GHARABLI
Tentara Israel melintas Kubah Batu di kompleks Masjidil Al Aqsa, ketiga situs suci Islam, saat berkunjung di bawah perlindungan polisi Israel di Kota Tua Yerusalem pada (21/5/2012). (AFP PHOTO / AHMAD GHARABLI)

Tribunnews/Ruth Vania

TRIBUNNEWS.COM, YERUSALEM - Bentrok terjadi antara muslim Palestina dan polisi Israel atas diperketatnya penjagaan di Masjid Al-Aqsa.

Kerusuhan memuncak di luar tembok Yerusalem, Israel, Minggu (16/7/2017), menyusul pemberlakuan aturan baru terkait pengamanan masjid tersebut.

Menurut laporan yang diterima media-media asing, sejumlah warga Palestina mengalami cedera akibat bentrok tersebut.

Dalam sebuah siaran televisi stasiun lokal Israel, tampak polisi anti-kerusuhan memukuli dan menendangi para pendemo yang kebanyakan merupakan muslim Palestina.

Setelah sempat ditutup, otoritas Israel kembali membuka akses masuk ke Masjid Al-Aqsa pada Minggu itu.

Namun, pengunjung harus melalui serangkaian pemeriksaan keamanan yang belum lama ini dipasang, yakni pendeteksi logam.

Sejumlah kamera pengawas (CCTV) dan pos-pos penjagaan juga diposisikan di beberapa titik akses masuk kompleks Masjid Al-Aqsa.

Bentrok pecah setelah otoritas muslim setempat menolak untuk mengikuti aturan pengamanan yang terbaru dan melakukan ibadah di masjid itu.

"Kami meminta Pemerintah Israel untuk bertanggungjawab atas perubahan yang mereka lakukan di Masjid Al-Aqsa dan merebut hak kami," ucap kepala pengurus Masjid Al-Aqsa Omar Kiswani.

Halaman
12
Penulis: Ruth Vania C
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help