BBC

Hadapi klub Israel, pesepakbola Iran dihujat dan dipuji

Dua pesepakbola Iran menuai beragam reaksi dari khalayak negara tersebut setelah bermain dalam pertandingan Liga Europa melawan klub Israel,

iran
EPA
Ehsan Hajsafi (kiri) bertarung memperbeutkan bola dengan pemain Maccabi Tel Aviv, Eyal Golasa.

Dua pesepakbola Iran menuai beragam reaksi dari khalayak negara tersebut setelah bermain dalam pertandingan Liga Europa melawan klub Israel, Maccabi Tel Aviv.

Masoud Shojaei dan Ehsan Hajsafi diturunkan klub Yunani Panionios pada laga kualifikasi ketiga Liga Europa di Athena. Sepekan sebelumnya mereka tidak masuk skuad manakala Panionios bertandang ke Israel.

Meski demikian, penampilan Shojaei dan Hajsafi sontak menyulut reaksi di Iran mengingat negara republik Islam itu tidak mengakui keberadaan Israel. Karena itu pula, Iran melarang atlet-atlet mereka bertanding melawan atlet Israel di ajang olah raga internasional.

Tahun lalu, contohnya, Alireza Khojasteh mengundurkan diri dari kompetisi judo di Olimpiade Rio karena "alasan pribadi". Namun, publik menebak alasan Khojasteh sebenarnya adalah dia ingin menghindari berhadapan dengan atlet Israel.

Lantaran berkompetisi dengan atlet Israel sangat tabu, sejumlah pengguna media sosial di Iran menyanjung Shojaei dan Hajsafi yang dalam laga melawan Maccabi Tel Aviv memakai gelang berwarna hijau, putih, dan merah sebagai perlambang bendera Iran.

"Mengapa atlet-atlet berbakat disia-siakan oleh tabu ini? Melawan tabu (berkompetisi dengan atlet Israel) adalah perkembangan besar. Mari kita sokong mereka apapun harganya," cuit salah seorang.

"Mereka yang menentang (kaum garis keras Iran) akan mulai menghina mereka dan mengatakan Islam ditempatkan dalam bahaya," tulis pengguna Twitter lainnya yang mengunggah video Shojaei dan Hajsafi.

'Segenggam dollar kotor'

Akan tetapi, pengguna media sosial yang memuji kedua pesepakbola itu tergolong minoritas. Sebagian besar netizen berpendapat kedua atlet itu seharusnya tidak bertanding.

Melalui media Telegram, kantor berita Raja News mengecam Shojaei dan Hajsafi yang mengabaikan "tanggung jawab nasional dan moral dengan kedok kewajiban profesional".

Seorang pengguna Twitter secara gamblang mengecam mereka.

"Seharusnya Ehsan dan Masoud malu karena mengakui vampir-vampir itu (para pemain Israel) demi segenggam dollar kotor".

Kini, Shojaei dan Hajsafi terancam dikenai larangan memperkuat tim nasional Iran. Seorang pejabat Kementerian Olah Raga mengatakan keduanya akan "ditangani sesuai dengan peraturan".

Bagaimanapun, Shojaei dan Hajsafi tak lagi bisa tampil di kompetisi Eropa musim ini karena Panionios tersisih dari Liga Europa setelah menelan kekalahan 0-2 secara agregat.

Pada babak pertama di Athena, Hajsafi diganjar kartu kuning. Adapun Shojaei menangis pada akhir pertandingan.

Laman berita Varzesh menulis bahwa tidak diketahui apakah tangisan Shojaei karena Panionios kalah atau karena tekanan soal keterlibatan mereka dalam pertandingan menghadapi klub Israel.

Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help