Warga Jepang Tertawa, Trump Jamin 1000 Persen Keselamatan Guam

Warga Jepang menertawakan pembicaraan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trum dan Wali Kota Guam Eddie Baza Calvo yang disiarkan di televisi.

Warga Jepang Tertawa, Trump Jamin 1000 Persen Keselamatan Guam
Facebook
Wali Kota Guam Eddie Baza Calvo sedang bicara dengan Presiden AS Donald Trump 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Warga Jepang menertawakan pembicaraan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trum dan Wali Kota Guam Eddie Baza Calvo yang disiarkan di televisi, Jumat (11/8/2017).

"Saya bisa bilang begini, turisme Guam akan meningkat 10 kali lipat tanpa uang apa pun. Selamat ya!" kata Trump di Amerika Serikat di hari-hari liburannya saat bicara dengan Wali Kota Guam, Eddie Baza Calvo.

"Kita bersama, 100 persen kami dukung dan lindungi, pasti aman," kata Trump.

Guam jadi sasaran turis warga Jepang selama ini hampir satu juta orang per tahun pergi ke Guam karena biayanya murah.

Baca: Apa Hubungan Istri Kades dan Oknum Marinir Sehingga Dia Dibunuh?

Tur ke Guam dari Tokyo dua malam menginap berikut pesawat, hotel makan pagi serta jalan-jalan tur di Guam hanya 40.000 yen atau sekitar Rp 5 juta termasuk pajak.

Popularitas Guam di Jepang sangat tinggi sejak 40 tahun terakhir ini dan dengan ancaman Korea Utara (Korut) terhadap Guam, banyak yang mempertanyakan keamanan Guam.

Namun janji Trump menjaga bukan 100 persen tetapi 1000 persen keselamatan Guam membuat warga Jepang nyaman dan tak peduli ancaman Korut.

Terbukti pesawat ke Guam sejak Jumat (11/8/2017) dimulainya musim libur musim panas, dari Bandara Narita semua pesawat penuh menuju Guam.

Guam adalah salah satu pangkalan militer AS terbesar di dunia dengan berbagai kelengkapan militernya yang canggih.

Sementara Korea Utara mengatakan rudal Hwasong-12 (Mars-12) akan memakan waktu hanya 1.065 detik untuk menyelesaikan penerbangan 3.356 km mereka di atas Jepang sebelum menceburkan diri ke perairan lepas pantai Guam.

Jika benar, dibutuhkan maksimum 17 menit untuk melacak stasiun di darat dan laut--termasuk fasilitas Pine Gap dekat Alice Springs--untuk menghitung, menargetkan dan mencoba menghancurkan rudal tersebut sebelum sampai ke Guam.

Rudal pun akan segera dihancurkan PAC3 (Patriot Advanced Capability3) Jepang apabila melewati teritori Negeri Sakura di mana kini 4 lokasi telah siap siaga satu dengan pasukan PAC3 nya.

Praktis secara teori Guam memang sangat aman dengan perlindungan anti rudal Jepang dan militer AS saat ini.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help