BBC

Kebakaran di madrasah Kuala Lumpur, setidaknya 24 orang tewas

Media setempat melaporkan, sejak tahun 2015 telah terjadi lebih dari 200 kebakaran di pesantren tersebut.

Setidaknya 24 santri dan ustaz tewas ketika kebakaran melanda sebuah sekolah agama di Kuala Lumpur, ibu kota Malaysia.

Api di Tahfiz Darul Quran Ittifaqiyah itu mulai melalap pada Kamis (14/09) dini hari.

Para korban kemungkinan besar terperangkap dalam pondokan mereka dan kesulitan meloloskan diri karena jendela-jendelanya dilengkapi teralis logam.

"Ini merupakan kebakaran terburuk yang pernah terjadi di Malaysia selama 20 tahun terakhir," kata Khirudin Drahman, kepala departemen pemadaman kebakaran, seperti dikutip kantor berita Prancis, AFP .

Polisi sempat menyebut bahwa korbannya 25 orang, namun diralat. Dalam perkembangan terakhir, polisi menyebut bahwa korban tewas terdiri dari 22 santri dan dua orang staf pengajar..

Menurut polisi, para santri itu semuanya laki-laki, berusia antara 13 hingga 17 tahun.

Relatives of a student who died outside the school in KL (14 Sept)
EPA
Keluarga para korban yang berdatangan di pagi hari.

Sebagian besar santri di pesantren tahfiz -hafalan Alquran - itu tinggal di pondokan.

Kebakaran mulai terjadi kamis sekitar pukul 05:40 (04:40 WIB), di bagian pondokan santri.

Gambar dan video yang beredar di internet menunjukkan lantai atas pesantren yang dilalap api.

Petugas mengatakan, tim pemadaman kebakaran segera tiba dalam hitungan menit dan api dipadamkan dalam tempo satu jam.

Scorched beds inside the school
Reuters
Ranjang-ranjang tingkat yang hangus dan terali jendela yang gagal didobrak para korban di lantai atas.
Halaman
12
Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help