Pasca Serangan Badai Harvey dan Irma, Amerika Serikat Siaga Hadapi Badai Jose

"Badai Irma menimbulkan gelombang Rossby, yang bisa bergerak mencapai ribuan mil."

Pasca Serangan Badai Harvey dan Irma, Amerika Serikat Siaga Hadapi Badai Jose
EXPRESS.CO.UK
Serangan Badai Irma di kawasan Karibia 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Amerika Serikat sepertinya belum bisa tenang dari serangan badai. Kini, ada badai baru yang disinyalir akan kembali menyerang Negeri Paman Sam itu. Badai Jose, namanya.

Banyak pengamat badai mengatakan, jangan meremehkan Badai Jose. Kini, badai tersebut masih berada di Samudra Atlantik. Tapi jaraknya tidak terlalu jauh, sekitar 960 mil dari New York.

"Jika ini menjadi sebuah ancaman, kemungkinan ancamannya akan terjadi pada pekan depan. Untuk saat ini, Jose menjadi isu yang sangat serius," ungkap Rob Carolan, meteorologist Hometown Forecast Services Inc di Nashua, New Hampshire.

Jeff Masters, co-founder Wrather Underground di Ann Arbor Michigan mengatakan, sebuah badai tidak dapat bergerak dengan kekuatannya sendiri. Adanya sistem tekanan tinggi mengarahkan Jose membuat lingkaran di pusat Atlantik, Rabu (13/9/2017).

Carolan berpendapat, hal itu bisa menjadi keuntungan di mana angin yang berputar-putar di air bisa menghancurkan kekuatan badai.

Pada saat yang bersamaan, pusaran air tersebut bisa dengan mudah mengubah arah Jose langsung ke Amerika Utara.

Manuver ini bisa menimbulkan risiko properti dari Maine hingga Florida dengan nilai kerugian ditaksir mencapai US$ 18,8 triliun.

"Namun ini sulit dijadikan model, apalagi jika kita tidak memiliki gambaran yang akurat," jelas Masters.

Peter Sousounis, Direktur Mteorology AIR Worldwide menambahkan, butuh waktu berhari-hari sebelum ada gambaran jelas mengenai prediksi Badai Jose ini.

Prediksi ini bisa dilakukan dengan melihat pergerakan Badai Irma.

Halaman
12
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help