4 Warga Aceh Berkunjung ke Tempat Tsunami di Ishinomaki Jepang

Mereka berkunjung ke Ishinomaki dan berbagai tempat lain di Tohoku selama beberapa hari

4 Warga Aceh Berkunjung ke Tempat Tsunami di Ishinomaki Jepang
Nakano Kaori
Seorang warga Aceh yang didampingi seorang anak sekolah dasar Jepang yang didandani menggunakan jilbab 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Empat warga Aceh untuk mengenang dan belajar mengenai penanganan tsunami di Jepang pada bulan Agustus 2017 berkunjung ke Ishinomaki perfektur Miyagi tempat munculnya tsunami 11 Maret 2013 lalu.

"Mereka berkunjung ke Ishinomaki dan berbagai tempat lain di Tohoku selama beberapa hari," papar Michiko Ota (48) pengelola Kodomo Shimbun Ishinomaki khusus kepada Tribunnews.com malam ini (6/10/2017).

Koran buat anak-anak di tempat bencana alam tersebut untuk meningkatkan semangat hidup masyarakat setempat serta pembelajaran bagi anak-anak dengan jumlah cetak kini sekitar 30.000 eksemplar diterbitkan sejak maret 2012.

Kegiatan kunjungan para warga Aceh tersebut dilakukan oleh sebuah yayasan Jepang bernama Chikyu Taiwa Labo yang dipimpin oleh Yuichi Watanabe bermarkas di Otaku Tokyo.

Bertukar pengalaman dengan anak-anak Jepang misalnya Yui anak sekolah dasar Jepang belajar juga mengenai Indonesia yang memiliki hanya dua musim, panas dan hujan.

Warga Aceh yang didampingi termasuk dua staf penerjemahnya mengungkapkan, "Ketika Aceh menderita tsunami, orang-orang Jepang membantu kita," ungkap mereka.

Pertukaran informasi dan pertukaran budaya antara warga Ace dan Jepang tersebut tampaknya juga menarik perhatian orang Jepang karena para warga Aceh menggunakan hijab sehingga pertanyaan pun dari Jepang tak sedikit mengenai Islam dan kalangan muslim di Indonesia.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help