Partai Liberal Jepang Dapat Dukungan Sangat Kuat Dibandingkan Partai Lainnya

Yang mendukung kabinet Shinzo Abe sebesar 37% dan yang tidak menukung menurun 1% menjadi 43%.

Partai Liberal Jepang Dapat Dukungan Sangat Kuat Dibandingkan Partai Lainnya
NHK
Hasil survei NHK memperlihatkan partai liberal Jepang (LDP) dapat dukungan paling kuat dari partai lainnya 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Partai Liberal Jepang (LDP) mendapat dukungan paling kuat (31,2%) dibandingkan partai lainnya di Jepang. Demikian hasil survei NHK yang dilakukan tanggal 7-9 Oktober 2017 terhadap 5389 orang dan dijawab oleh 3119 orang.

Dukungan terhadap LDP jauh melebihi dukungan terhadap partai lain. Dukungan terbesar kedua kepada Partai harapan yang dipimpin Yuriko Koike yang juga Gubernur Tokyo hanya 4,8%.

Lalu yang ketiga kepada partai Demokrat Konstitutional yang dipimpin Edano mantan pimpinan partai Demokrat (DPJ) dengan persentase 4,4% dan Keempat adalah partai Komei 3,8% yang juga koalisi LDP di pemerintahan. Sedangkan partai Komunis di tempat kelima dengan 2,7%.

Yang mendukung kabinet Shinzo Abe sebesar 37% dan yang tidak menukung menurun 1% menjadi 43%.

Ditanya tentang tingkat ketertarikan dalam pemilihan anggota parlemen yang diumumkan pada hari Selasa, 32% menyatakan "sangat tertarik", 44% untuk "agak tertarik", 16% untuk "kurang peduli" dan 5% "Saya sama sekali tidak tertarik".

Selanjutnya, saya bertanya apakah saya harus memilih, 56% mengatakan bahwa mereka "pasti pergi ke tempat pemilu", tiga poin lebih tinggi dari survei minggu lalu. Selain itu, 27% mengatakan "Saya akan pergi", 10% mengatakan "Saya tidak tahu harus pergi atau tidak" dan 5% mengatakan "Saya tidak pergi".

Saat menanyakan hal yang paling penting saat memilih tujuan pemungutan suara dengan enam tugas (perhatian) kebijakan, maka 18% menjawab perhatian besar kepada "kebijakan ekonomi", 11% "pembangunan kembali fiskal", 29% "jaminan sosial", 15% "diplomasi dan keamanan Jaminan ", 11% " Amandemen Konstitusional " dan 7% " Kebijakan kekuatan nuklir ."

Ketika ditanya apakah kebijakan membubarkan parlemen ini dilakukan PM Abe mendukung atau tidak?

Maka hanya 6% mengatakan "sangat mendukung", 23% "mendukung sampai tingkat tertentu", lalu 34% "tidak menghargai" , dan 31% menyatakan "tidak menilai sama sekali."

Halaman
12
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help