Pembunuh Wanita Jepang Cantik Ini Terungkap Setelah 11 Tahun

Tersangka sebenarnya sudah pernah ditangkap ditahan, tetapi akhirnya baru terbukti

Pembunuh Wanita Jepang Cantik Ini Terungkap Setelah 11 Tahun
Richard Susilo
Yuri Kuroanuma (27 tahun saat dibunuh 11 tahun lalu) 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pembunuh wanita cantik Jepang Yuri Kuroanuma (usia 27 tahun saat dibunuh 11 tahun lalu), akhirnya terungkap setelah dirinya mengakui sendiri perbuatannya kepada polisi beberapa hari lalu.

"Tersangka sebenarnya sudah pernah ditangkap ditahan, tetapi akhirnya baru terbukti dan mengakui perbuatannya belum lama ini kepada polisi setelah kasus pembunuhannya terbuka selama 11 tahun," ungkap sumber Tribunnews.com Selasa ini (10/10/2017).

Hirokazu Suzuki, 37, yang sempat dipenjara karena mencoba membunuh wanita usia 40 tahun di bulan April 2007 akhirnya mengakui sendiri perbuatannya membunuh Yuri tanggal 23 September 2006 di sebuah terowongan di daerah Miyamae Kawasaki.

Terowongan panjang 1,5 kilometer di sanalah Suzuki membunuh Yuri karena menurutnya dirinya pernah diejek dan menjadi sakit hati.

Kasus ini mulai terungkap perlahan-lahan setelah Januari 2016 Suzuki mengakui telah mengirimkan kartupos kepada pihak polisi menyatakan dia yang membunuh Yuri.

Namun polisi belum mendapat bukti kuat atas pengakuan Suzuki tersebut dari penjara di perfektur Tochigi.

Suzuki mengakui membunuh Yuri dengan menusuknya pakai pisau dapur dua kali, satu di bagian perut satu lagi di bagian data dekat jantung.

Setelah mendapat pengakuan Suzuki, polisi terus mengusut bahan bukti yang bisa mengaitkan pembunuhan ke Yuri.

Ternyata sepatu Suzuki yang ada di dalam mobilnya memiliki bercak darah yang sesuai DNA nya dengan DNA mulik Yuri.

Akhirnya polisi perfektur Kanagawa Senin lalu (9/10/2017) mengeluarkan surat penangkapan dan Selasa ini (10/10.2017) menangkap Suzuki dengan tuduhan pembunuhan Yuri 11 tahun yang lalu.

Orangtua Yuri sendiri Selasa ini (10/10/2017) menyatakan rasa puas dan syukurnya, "Akhirnya kebenaran dan pelaku muncul juga ke permukaan, syukurlah kami jadi lega dan tahu siapa pembunuhnya," papar mereka.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help