Wanita Jepang Tipu 90 Orang, Kerugian 905 Juta Yen Untuk Investasi Bodong

Naomi Shimizu adalah seorang wanita pengangguran di Kota Takasaki, perfektur Gumma

Wanita Jepang Tipu 90 Orang, Kerugian 905 Juta Yen Untuk Investasi Bodong
Kepolisian Gunma
Bukti-bukti penipuan yang disita kepolisian Jepang atas penipuan yang dilakukan Naomi Shimizu (60) 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Seorang wanita berusia 60 tahun, Naomi Shimizu, telah ditangkap hari ini (11/10/2017) karena dicurigai melakukan penipuan uang dengan cerita investasi bodong (fiktif) sehingga jumlah kerugian diperkirakan mencapai 905 juta yen.

"Tersangka berpura-pura punya suami yang hebat di sebuah perusahaan besar Jepang dan bisa mengatur investasi sehingga bagi yang berpartisipasi dalam investasi bodong itu dijanjikan bisa dapat untung 10% per bulan," papar sumber Tribunnews.com Rabu ini (11/10/2017).

Naomi Shimizu adalah seorang wanita pengangguran di Kota Takasaki, perfektur Gumma, ditangkap pagi ini dengan tudhan penipuan.

Kepada tiga wanita kenalan dari bulan Juli sampai Oktober 2016 mengatakan, "Suami saya adalah seorang eksekutif top di sebuah perusahaan besar dan dapat berpartisipasi dalam bisnis investasi yang hanya diketahui oleh beberapa orang, lalu bisa dapat keuntungan besar bila kita investasi di situ."

Dijanjikan bunga investasi 10% per bulan sehingga Shimizu bisa menarik 90 orang berpartisipasi dan kerugian para korban mencapai sedikitnya 905 juta yen.

Shimizu mengakui perbuatannya saat ditangkap polisi. Lalu uangnya menurutnya dipakai membayar kenalan dan kini hampir habis uang tersebut.

Polisi sedang menyelidiki Shimizu lebih lanjut menduga kemungkinan masih ada korban lainnya di luar yang telah diceritakannya tersebut.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help