Kabinet Baru PM Jepang Fokuskan Kesejahteraan Sosial Semua Lapisan Usia

Kabinet Jepang saat ini dipimpin Perdana Menteri Shinzo Abe akan menekankan kesejahteraan sosial, keamanan hidup warga Jepang ke semua lapisan usia.

Kabinet Baru PM Jepang Fokuskan Kesejahteraan Sosial Semua Lapisan Usia
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Kabinet Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe beserta para menteri utamanya, transportasi, dalam negeri, keuangan dan sebagainya berfoto di Kantor PM Jepang, Selasa (24/10/2017). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Kabinet Jepang saat ini dipimpin Perdana Menteri Shinzo Abe akan menekankan kesejahteraan sosial, keamanan hidup warga Jepang ke semua lapisan usia dan bahkan lebih kepada generasi muda setelah di tahun sebelumnya menekankan usia lanjut.

"Kesejahteraan para pekerja di masa lalu dan jaminan sosial yang memenuhi fungsi penyaluran ulang pendapatan menjadi struktur yang relatif kuat untuk orang tua, dan rumah tangga berpenghasilan rendah di tempat yang aktif. Generasi muda meningkat saat ini dan untuk itu akan beralih jenis keamanan sosial ke semua generasi terutama ke generasi mudanya," ungkap buku putih Kementerian Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan yang dibahas kabinet Jepang, Selasa (24/10/2017).

Baca: Enjang Tak Menyangka Bayinya yang Baru Berusia 3 Bulan Tewas di Tangan Sang Istri

Pendapatan jaminan sosial seperti pensiun dan perawatan medis perlu mendistribusikan ulang pendapatan untuk memudahkan disparitas dan menstabilkan kehidupan masyarakat, namun juga mendukung konsumsi.

Ini memainkan peran dalam menstabilkan ekonomi, ungkap buku putih itu lagi.

Berdasarkan data Survei Kehidupan Nasional belum lama ini yang dilakukan setiap tahun oleh Kementerian Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan, hasil analisa menunjukkan kecenderungan rumah tangga dari tahun 1994 sampai 2006 dari generasi ke generasi.

Baca: Bripda Deni Jual Motor Kesayangannya Seharga Rp 30 Juta, Uangnya untuk Bangun Rumah Warga Miskin

Dan sebagai akibatnya, untuk rumah tangga tua berusia 65 tahun atau lebih tua, dengan total pendapatan kurang dari 1 juta yen ternyata menurun 5 poin menjadi 13,7 persen.

Untuk pendapatan 2 juta yen sampai 5 juta yen mengalami kenaikan sekitar 6 poin menjadi 48,2 persen.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help