Tiga Maling 9500 Bola Bisbol Tertangkap Polisi Jepang, Dijual di Internet

Tersangka mencuri sedikitnya 280 bola bisbol di sebuah SMA di Gunma, sebagian dijual lewat internet

Tiga Maling 9500 Bola Bisbol Tertangkap Polisi Jepang, Dijual di Internet
Kepolisian Saitama
Ratusan bola sofbol disita polisi setelah menangkap tiga pelaku dan mengumpulkan bola dari tempat buangan (takut diketahui polisi). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Tiga maling bola bisbol ditangkap polisi baru-baru ini. Satu maling Shintaro Osaki (20) ditangkap jam 8.00 pagi ini (25/10/2017) oleh polisi Saitama di kota Miro Perfektur Ibaraki.

"Tersangka mencuri sedikitnya 280 bola bisbol di sebuah SMA di Gunma, sebagian dijual lewat internet sebagian lagi dibuang di sungai karena takut ketahuan polisi," papar sumber Tribunnews.com Rabu ini (25/10/2017).

Osaki seorang insinyur sipil yang mengaku butuh uang untuk bermain pachinko dan Agustus lalu mencuri banyak bola itu dari gudang SMA (sekolah teknik menengah) di Isesaki Perfektur Gunma.

Selama musim panas kemarin, sebanyak 20 sekolah merasa kehilangan bola bisbol dan jumlah mencapai 9500 bola bisbol yang hilang.

Selain mencuri di Gunma dia juga mencuri 120 bola bisbol di sebuah SMA di perfektur saitama pula.

Para pelaku ketakutan karena jadi pemberitaan besar di jepang dan buru-buru membuang bola curian di berbagai tempat baik di sungat di kota Hitachinaka perfektur Ibaraki maupun di perkebunan berbagai tempat.

Berdasarkan kesaksian tersangka akhirnya polisi menemukan banyak bola bisbol yang dibuang sembarangan tersebut dan terkumpul ratusan bola bisbol.

Satu bola bisbol baru dijual di Jepang sekitar 600 yen. Yang bekas dijual sekitar 300 yen. Dengan kehilangan 9500 bola bisbol berarti sekitar 20 sekolah Jepang merugi sekitar 2,85 juta yen atau sekitar Rp.370,5 juta.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help