Ancam Petugas Toserba Daimaru Jepang, Mantan Yakuza Ditangkap Polisi

Tersangka mengancam dan berusaha memeras uang dari sebuah toserba di daerah Chiyoda-ku Tokyo

Ancam Petugas Toserba Daimaru Jepang, Mantan Yakuza Ditangkap Polisi
Richard Susilo
Tsutomu Sakamoto, 65, mantan anggota yakuza Sumiyoshikai Jepang 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Seorang mantan anggota mafia Jepang (yakuza) Tsutomu Sakamoto, 65, dari kelompok Sumiyoshikai ditangkap polisi pagi tadi (26/10/2017) karena mengancam dan memeras minta uang dari seorang petugas tiserba Daimaru Tokyo Jepang.

"Tersangka mengancam dan berusaha memeras uang dari sebuah toserba di daerah Chiyoda-ku Tokyo beberapa waktu lalu, ditahan polisi pagi ini," papar sumber Tribunnews.com Kamis ini (26/10/2017).

Sakamoto menggertak dan mengancam lewat telepon kepada seorang petugas toserba Daimaru bahwa anggur yang dibelinya pertengahan September lalu busuk dan bikin sakit saja dirinya.

"Brengsek, anggur busuk dijual ya, say amau ke kantor mu sekarang. Tahu gak kalau saya dari Sumiyoshikai," bentaknya kepada petugas toserba yang tak dijawabnya.

Selain itu polisi juga menduga tersangka mengancam meminta uang ganti rugi kepada petugas toserba.

"Saya beli 7020 yen anggur itu mahal tahu gak? Rusak bikin sakit saya saja," tekan tersangka lagi menurut pengakuan petugas toserba.

Tersangka mengancam berulang kali akan datang ke kantor toserba Daimaru tersebut.

Keesokan harinya ketiga muncul di toserba Daimaru, polisi langsung menangkapnya dengan tuduhan ancaman dan pemerasan.

"Saya memang mengancam tetapi tidak memeras," tekan Sakamoto kepada pihak kepolisian.

Polisi masih terus menyelidiki kasus ini melihat kemungkinan hal serupa dilakukannya kepada pihak lainnya.

Info lengkap yakuza dapat dibaca di www.yakuza.in

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help