Cerita Pasutri Asal Malang Bersepeda ke Kairo Demi Misi Islam, Dicegat Polisi Sampai Nginap Gratis

Hakam dan Rofingatul membagikan pengalaman perjalanannya sejak dari Indonesia.

Cerita Pasutri Asal Malang Bersepeda ke Kairo Demi Misi Islam, Dicegat Polisi Sampai Nginap Gratis
KBRI Kairo
Duta Besar RI untuk Mesir Helmy Fauzi (kanan) menyerahkan cinderamata untuk Hakam Mabruri (tengah) dan Rofingatul Islamiah (kiri), di kantor Kedutaan Besar RI (KBRI) untuk Mesir di Kairo, Minggu (29/10/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, KAIRO - Banyak cerita di balik petualangan sepasang suami istri asal Malang, yang bersepeda hingga ke Mesir demi misi Islam.

Hakam Mabruri (35) dan Rofingatul Islamiah (35) menyambangi kantor Kedutaan Besar RI (KBRI) untuk Mesir di Kairo, Minggu (29/10/2017), dan menemui Duta Besar RI untuk Mesir, Helmy Fauzy.

Keduanya sudah tiba di Mesir sejak Selasa (17/10/2017) lalu, setelah menempuh perjalanan selama 304 hari dari Malang pada 17 Desember 2016.

Kepada Helmy dan seluruh staf KBRI Kairo, Hakam dan Rofingatul membagikan pengalaman perjalanannya sejak dari Indonesia.

Menurut Hakam dan Rofingatul, perjalanan panjang mereka didasari semangat berpetualang dan keinginan untuk menunjukkan kepada dunia seperti apa Islam Indonesia yang moderat dan damai.

Baca: Pasutri Asal Malang Kayuh Sepeda ke Mesir Perkenalkan Islam Damai ke Dunia

Dalam perjalanannya, Hakam dan Rofingatul mengaku sempat mengalami kendala dan berbagai pengalaman unik.

Bagi mereka, kendala terbesar yang dihadapi adalah perbedaan bahasa sebagai media komunikasi dengan penduduk lokal, khususnya saat melewati kota-kota kecil yang warganya jarang bisa berbahasa Inggris.

Namun, kendala komunikasi tersebut dapat diatasi Hakam dan Rofingatul dengan "bahasa hati" dan kemampuan berbahasa Inggris yang terbatas.

"Saya yakin semua manusia punya perasaan dan hati untuk semuanya," tutur Hakam.

Meski terkendala cara berkomunikasi, Hakam dan Rofingatul mengaku telah diterima baik oleh banyak penduduk lokal yang mereka temui dan mendapat banyak bantuan.

Halaman
12
Penulis: Ruth Vania C
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help