Heboh, Mencari Seorang Gadis yang Hilang, Polisi Malah Temukan 9 Mayat dan 2 Kepala Terpenggal

Polisi menemukan potongan tubuh dan kepala di apartemen seorang pria berusia 27 tahun di Zama, Tokyo, Jepang.

Heboh, Mencari Seorang Gadis yang Hilang, Polisi Malah Temukan 9 Mayat dan 2 Kepala Terpenggal
Japan Today/Kompas.com
Beberapa jurnalis terlihat berada di sekitar bangunan apartemen yang dilaporkan tersimpan 9 mayat, di Zama, Tokyo, Jepang, 

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Polisi menemukan potongan tubuh dan kepala di apartemen seorang pria berusia 27 tahun di Zama, Tokyo, Jepang.

Polisi menyelidiki apartemen milik pria bernama Takahiro Shiraishi ini karena diduga terlibat dalam kasus hilangnya perempuan berusia 23 tahun di Tokyo.

Dalam pernyataan ke penyidik polisi, Shiraishi mengaku telah membunuh sembilan orang dan berusaha menyembunyikan mayatnya.

Bagian tubuh yang terpisah, termasuk kepala, ditemukan di lemari es. Potongan tubuh itu diketahui milik delapan perempuan dan satu pria.

Polisi setempat memperkirakan, potongan tubuh itu termasuk milik perempuan yang hilang.

Dilansir dari Japan Today, Selasa (31/1/2017), Shiraishi lantas ditahan atas dugaan menyimpan tubuh manusia.

Pencarian terhadap perempuan yang hilang itu menjadi kunci bagi polisi untuk mengungkap pembunuhan lain.

Sebelumnya, perempuan tersebut mengenal Shiraishi dari forum khusus di internet untuk orang yang ingin bunuh diri.

Melalui kamera pengawas, polisi melihat Shiraishi berjalan dengan korban, yang menghilang dari rumahnya sejak sebulan terakhir.

Keduanya terlihat berjalan bersama di dekat stasiun, tak jauh dari rumah perempuan itu.

Perempuan tersebut juga sempat berkicau di akun Twitter-nya.

"Mencari seseorang yang akan bunuh diri bersamaku," tulisnya, seperti yang diungkapkan oleh penyidik.

Pada 24 Oktober 2017, kakak kandung perempuan itu melapor ke polisi mengenai hilangnya sang adik sejak tiga hari sebelumnya.

Dia juga sempat masuk ke akun Twitter adiknya dan mengetahui ada beberapa pesan dari Shiraishi. (Kompas.com)

Editor: Sugiyarto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help