BBC

Marseille menskors Patrice Evra setelah menendang penggemar

Marseille telah menskors Patrice Evra setelah menendang penggemar pada bagian kepala sebelum pertandingan menghadapi Vitoria Guimaraes dalam

Patrice Evra
AFP/Getty Images
Pemain bertahan Marseille Patrice Evra (depan) didampingi oleh rekan satu timnya Rolando dari Portugal

Marseille telah menskors Patrice Evra setelah menendang penggemar pada bagian kepala sebelum pertandingan menghadapi Vitoria Guimaraes dalam Liga Eropa pada Kamis lalu.

Rekaman gambar menunjukkan bahwa mantan pesebakbola Manchester United yang berusia 36 tahun ini, bertujuan untuk melakukan gerakan tendangan akrobatik pada seorang pendukung dalam sesi pemanasan.

Evra akan dimintai keterangan, sebelum klub memutuskan pemberian sanksi.

Pernyataan Marseille juga mengecam "perilaku yang tidak pantas" oleh "segelintir provokator"

Badan Sepakbola Eropa Uefa menuduh Evra melakukan tindakan kekerasan pada Jumat lalu, dan memberikan skors "sedikitnya untuk satu pertandingan".

Koran Prancis L'Equipe melaporkan bahwa pendukung Marseille mengejek Evra sekitar setengah jam ketika pemain itu tengah bersiap-siap untuk bertanding, yang kemudian berakhir dengan kemenangan Vitoria Guimaraes 1-0.

Evra kemudian mendekati para pendukung untuk berbicara degan mereka- tetapi situasinya malah memanas.

Evra, yang menjadi pemain cadangan, kemudian dikeluarkan sebelum pertandingan, dan Marseille bertanding dengan 11 pemain.

"Sebagai seorang pemain profesional dan berpengalaman, Patrice Evra tidak perlu merespon dengan cara yang tidak pantas," tulis pernyataan itu.

"Sebagai tambahan, kesimpulan pertama dari investigasi internal yang dilakukan oleh klub mengungkapkan perilaku tidak pantas segelintir provokator yang menyampaikan serangan kebencian yang sangat serius kepada pemian tersebut, meskipun dia dan rekan satu timnya tengah melakukan pemanasan untuk berlaga dalam pertandingan yang penting."

Mantan rekan satu tim Evra di Manchester United, Mikael Silvestre, mengatakan kepada BBC Sport bahwa Evra "tidak memiliki masa depan" di Marseille, tetapi insiden itu tidak akan menjadi akhir dari karirnya.

Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help