BBC

Paradise Papers: mempertanyakan kepemilikan Everton

Pertanyaan muncul dengan terungkapnya Paradise Papers atau Laporan Surga Pajak tentang siapa yang menguasai Everton FC dan apakah peraturan

Pertanyaan muncul dengan terungkapnya Paradise Papers atau Laporan Surga Pajak tentang siapa yang menguasai Everton FC dan apakah peraturan Liga Primer dilanggar?

Farhad Moshiri menjual sahamnya di Arsenal tahun 2016 untuk membeli sekitar 50% saham Everton.

Namun bocoran dokumen memperlihatkan bahwa saham awalnya di Arsenal didanai dengan 'pemberian' dana dari Alisher Usmanov, yang memiliki 30,4% saham Arsenal, dan ini menimbulkan pertanyaan apakah uangnya yang kini berada di Everton itu legal.

Moshiri dengan keras membantah anggapan bahwa uang itu pemberian.

Para pengacara yang menangani kesepakatannya dengan Everton mengatakan semua tuduhan bahwa peraturan Liga Primer dilanggar sepenuhnya tidak benar.

Mereka mengatakan Moshiri secara mandiri kaya dan mendanai sendiri investasi sepak bola itu.

Sementara perwakilan hukum Usmanov mengatakan banyak kekeliruan dalam dugaan itu dan penyelidikan itu merupakan kelancangan yang kasar terhadap privasi klien mereka.

Perturan Liga Primer menyatakan seseorang yang memiliki saham 10% atau lebih di satu klub tidak bisa memiliki satu sahampun di klub lainnya, untuk mencegah konflik kepentingan, antara lain dalam pertandingan antar klub dan transfer.

Secara resmi, Usmanov dan Moshiri, yang merupakan mantan akuntan pengusaha Uzbekistan kelahiran Rusia itu, bersama-sama membeli 14,58% saham di Arsenal tahun 2007 melalui perusahaan offshor e -di luar negeri- bernama Red and White Holdings.

Everton
BBC

Namun dokumen-dokumen memperlihatkan semua dana untuk pembelian saham Arsenal itu berasal dari sebuah perusahaan bernama Epion Holdings, milik Usmanov yang kekayaannya diperkirakan sekitar US$15,8 miliar atau sekitarRp213 triliun.

Halaman
1234
Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help