Kereta Bertabrakan di Stasiun MRT Singapura, 25 Orang Cedera

Pasukan Pertahanan Sipil Singapura (SCDF) kemudian menerima laporan soal insiden tersebut

Kereta Bertabrakan di Stasiun MRT Singapura, 25 Orang Cedera
Channel News Asia
MRT 

TRIBUNNEWS.COM, SINGAPURA - Sebanyak 25 orang mengalami cedera akibat insiden tabrakan kereta di sebuah stasiun kereta cepat Singapura (SMRT).

Insiden terjadi Rabu (15/11/2017), pukul 8.20 waktu setempat, di Stasiun MRT Joo Koon, Singapura.

Menurut Otoritas Transportasi Darat (LTA), sebuah kereta cepat yang sedang melaju tiba-tiba menabrak sebuah kereta lain yang sedang berhenti di stasiun tersebut.

Pasukan Pertahanan Sipil Singapura (SCDF) kemudian menerima laporan soal insiden tersebut dan mengabarkan bahwa ada korban yang diakibatkan oleh kecelakaan itu.

"SCDF mendapati puluhan korban cedera. Sebanyak 23 orang dibawa ke rumah sakit. Kebanyakan dari mereka mengalami cedera ringan," demikian pernyataan SCDF melalui Twitter, Rabu.

Baca: Cerita Anies Soal Selendang Warga Bukit Duri di Paripurna DPRD

Dikatakan bahwa awalnya ada kereta yang mengarah ke Stasiun Tuas Link berhenti di Stasiun Joo Koon pada pukul 8.18.

Semenit kemudian, ada kereta lain yang berhenti tepat di belakang kereta pertama tersebut.

"Pukul 8.20, kereta kedua itu tiba-tiba bergerak maju dan menabrak kereta pertama," jelas pihak SMRT dan LTA melalui sebuah pernyataan tertulis.

Di antara yang cedera, termasuk 23 orang penumpang dan dua orang staf SMRT.

Dari 25 orang tersebut, dua di antaranya mengalami cedera parah, yaitu patah tulang dan dislokasi persendian.

Pukul 14.00, lebih dari lima jam setelah tabrakan terjadi, SMRT mengumumkan bahwa layanan MRT antara Stasiun Boon Lay dan Tuas Link akan dihentikan sementara selama dua jam.

Sebagai gantinya, pihak SMRT menyediakan layanan bus umum gratis di masing-masing stasiun untuk menghubungkan sementara rute tersebut.

Ini merupakan kecelakaan MRT pertama yang pernah terjadi di Singapura dalam dua dekade terakhir.

Kecelakaan MRT terakhir terjadi pada 1993, saat sebuah kereta cepat menabrak bagian belakang kereta lain di Stasiun Clementi, yang mengakibatkan 156 orang cedera. (CNA/Asia One)

Penulis: Ruth Vania C
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help