Kaisar Jepang Prihatinkan Pengungsi Letusan Gunung dari Pulau Kuchinoerabu

Kehidupan kalian saat ini bagaimana ya? Tampaknya sangat serius sekali ya evakuasi ini

Kaisar Jepang Prihatinkan Pengungsi Letusan Gunung dari Pulau Kuchinoerabu
NHK
Kaisar Akihito bersama Permaisuri Michiko berdiskusi dengan penduduk pulau Kuchinoerabu yang mengungsi akibat letusan gunung di Kagoshima 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Kaisar Jepang Akihito dan Permaisuri Michiko mengunjungi Yakushima, perfektur Kagoshima dan bertemu dengan penduduk pulau Kuchinoerabu Kamis ini (16/11/2017), merasa prihatin dengan situasi kondisi ledakan erupsi gunung di pulau tersebut.

"Kehidupan kalian saat ini bagaimana ya? Tampaknya sangat serius sekali ya evakuasi ini," papar kaisar Akihito dengan prihatin kepada penduduk pulau tersebut saat pertemuan dan Kaisar berharap keselamatan selalu bagi semua penduduk saat evakuasi.

Kaisar naik pesawat dari bandara Kagoshima ke kepulauan Yakushima dan tba jam 13:00 siang ini disambut hangat penduduk setempat dan bertemu dengan penduduk pulau Kuchinoerabu yang mengungsi akibat ledakan gunung Shintake.

Pulau Kuchinoerabu berada sekitar 12 kilometer dari Yakushima dan semua penduduknya terpaksa harus diungsikan karena gunungnya meletus.

Kepala desa pulau Kuchinoerabu Shimaaki Hayashi (71) menjelaskan proses evakuasi penduduk pulaunya antara lain salah satu penduduk bernama Yoriko Yamada (74), saat mengungsi ke Yakushima.

"Mudah-mudahan para penduduk dapat keselamatan dan terjamin baik kembali hidupny auntuk masa depan. Hati-hati jaga kesehatan baik-baik ya semuanya," papar Kaisar lagi kepada para pendiuduk pulau tersebut.

Di luar fasilitas penampungan pengungsi para pelajar SD. SMP dan SMA berkumpul menyambut Kaisar dan spanduk selamat datangnya.

"Ayo semangat ya, jangan mau kalah dengan cobaan yang kalian hadapi saat ini," papar kaisar lebih lanjut memberikan semangat kepada para pengungsi letusan gunung berapi Jepang itu.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help