Pameran Lukisan Berbau Pornografi di Jepang Menarik Perhatian Pengunjung

Pameran gambar porno oleh pelukis terkenal Jepang, Rina Yoshioka (40) berhasil menarik perhatian masyarakat yang memenuhi lokasi pameran.

Pameran Lukisan Berbau Pornografi di Jepang Menarik Perhatian Pengunjung
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Rina Yoshioka (40), warga Jepang pelukis gambar porno untuk berbagai selebaran, sampul dan sebagainya. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pameran gambar porno oleh pelukis terkenal Jepang, Rina Yoshioka (40) berhasil menarik perhatian masyarakat yang memenuhi lokasi pameran di dekat Stasiun Minowa Tokyo.

"Saya sudah sedikitnya 4 tahun lalu melukis seperti ini dan memang kesukaan saya melukis sejak masih pelajar SMA dulu," kata Rina kepada Tribunnews.com, Minggu (19/11/2017).

Mengapa menggambar hal-hal berbau porno?

"Sejak dulu saya tertarik film pink berbau porno. Lalu ketemu sutradara film pink tersebut dan sempat berhenti sekitar 10 tahun tapi baru sadar kembali belakang ini bahwa ternyata saya suka menggambar hal-hal seperti ini," lanjutnya.

Baca: Terungkap Alasan Sejumlah WNI Minta Visa Suaka ke Jepang

Lalu bagaimana gambar wajah wanitanya?

"Film-film pink yang lama banyak pelaku film porno saya lihat lalu saya buatkan jadi contoh wajah dan tubuhnya. Saya tertarik pada gambar tubuh wanita yang seksi karena pasti menarik bagi masyarakat. Tentu wajah wanita seksi dibuat lebih cantik lagi sehingga lebih menarik lagi hasilnya," kata dia.

Lalu apa yang paling sulit dalam membuat gambar tersebut?

"Ide paling susah. Kalau sudah punya ide tentu saja semua jadi mudah membuatnya dan kalau sudah mulai membuat gambar lukisan sekitar 8 jam bisa selesai," jelasnya.

Baca: Sudah Saatnya DPP Partai Golkar Move On dari Setya Novanto

Pameran berada di dalam toko buku ero (seks) dan buku-buku yang dijual sangat menarik untuk dibaca, pelajaran bagi pendidikan seks, wanita dan hal-hal berbau sukebe (playboy).

Pameran dibuka sejak jam 11.00 hingga jam 17.00 gratis masuk di Senzoku 4-39-3, Taitoku, Tokyo.
Pameran ini berlangsung sampai dengan tanggal 24 November 2017.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help