Susahnya Bahasa Jepang, Miss International Kevin Liliana Sampai Salah Beli Obat

Miss International 2017 Kevin Liliana (21) mengaku senang berada di Jepang. Bahkan dia berkeinginan akan melanjutkan studi S2 nya di Jepang.

Susahnya Bahasa Jepang, Miss International Kevin Liliana Sampai Salah Beli Obat
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Miss International 2017 Asal Indonesia, Kevin Liliana 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Miss International 2017 asal Indonesia, Kevin Liliana (21) mengaku senang berada di Jepang. Bahkan dia berkeinginan akan melanjutkan studi S2 nya di Jepang.

"Saya mau fokus selesaikan S1 saya dulu sekarang setelah pulang ke Indonesia sesuai keinginan orangtua yang juga yang ikut hadir saat keputusan Miss International Selasa minggu lalu," kata Kevin kepada Tribunnews.com, Selasa (21/11/2017) di Tokyo.

Setelah selesai sekolah, Kevin yang akan kembali ke Indonesia Rabu (22/11/2017) besok setelah sebulan di Jepang akan berusaha mengambil pendidikan S2 di Jepang.

Baca: Setya Novanto Harus Rela Mandi dan Buang Hajat Terlihat oleh Sesama Tahanan

"Pingin banget sih saya ke Jepang tapi ya itu bahasanya sangat susah ya," tambahnya.

Kevin mengaku saat ini dia belum memiliki pacar.

"Kalau pacar belum ada tapi kalau sahabat dekat ya banyak teman-teman saya. Maunya juga buka workshop untuk membantu pendidikan anak-anak di Indonesia. Ilmu saya dibagikan kepada banyak orang agar mereka bisa maju membangun bangsa dan negara Indonesia dengan lebih baik lagi di masa depan," kata Kevin.

Saat ini Kevin mengaku sehat hanya saja prihatin dengan cuaca Jepang yang dingin saat ini.

Baca: Empat Kader Golkar Calon Kuat Pengganti Setya Novanto Jadi Ketua DPR

"Aduuuuhhhh jangan deh, jangan lebih dingin lagi. Ini pun juga sudah kedinginan saya sehingga kulit kering dan gatal. Saya sempat makan seafood yang ternyata alergi, makanya sudah saya stop. Untung bawa obat alergi," kata dia.

Bicara soal obat ternyata Kevin sempat kebingungan mencari obat sendiri di toko obat di Tokyo.

"Saya datang bukan mau cari obat perut eh malah dapat obat memperlancar buang air ya salah, saya gak minum. Tapi mendadak baru ingat saya pakai penerjemah Google beruntung bisa nyambung akhirnya dapat obat yang dimaksud. Aduh susah ya bahasa Jepang. Pakai bahasa tubuh juga gak nyambung," kata Kevin.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help