Babi Hutan Mulai Memasuki Daerah Pemukiman di Jepang

Babi hutan mulai menampakkan diri memasuki daerah pemukiman rakyat Jepang di berbagai kota, mulai Sendai, Takamatsu, Kyoto, Osaka.

Babi Hutan Mulai Memasuki Daerah Pemukiman di Jepang
NHK
Babi hutan usai dipukuli pakai martil (palu) setelah menyerang seorang warga Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Babi hutan mulai menampakkan diri memasuki daerah pemukiman rakyat Jepang di berbagai kota sejak pertengahan tahun ini mulai daerah Sendai, Takamatsu, Kyoto, Osaka dan baru-baru ini di Gifu.

"Seorang petani di Kota Kani Perfektur Gifu belum lama ini memasang pagar menjaga agar babi hutan (inosisi) tidak memasuki halamannya," ungkap sumber Tribunnews.com, Selasa (28/11/2017).

Namun saat pemasangan pagar itu, Senin (27/11/2017) kemarin babi hutan malah muncul dan menyerang petani tersebut.

"Tentu saja dilawannya babi hutan dengan palu yang ada di tangannya sehingga matilah babi hutan tersebut yang hampir menggigit kaki sang petani," lanjutnya.

Baca: Airlangga Hartarto Minta Restu Jokowi Ikut Bertarung Gantikan Posisi Setya Novanto

Kejadian sekitar pukul 09.30 pagi waktu Jepang di Kota Kani, Gifu.

Petani Kazuhisa Senda (61) tiba-tiba diseruduk babi hutan.

Tangannya yang sedang memegang palu langsung melawan dan memukul babi hutan sepanjang satu meter 80 cm yang berusia sekitar 7 tahun itu hingga mati. 

Sebelumnya jam 06.45 pagi, Senin (27/11/2017) seekor babi hutan juga menyeruduk seorang lelaki usia 62 tahun yang sedang jogging di Kota Gifu.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help