Menteri Perdagangan Usul Tarif Murah Garuda Bagi Restoran Indonesia Yang Impor Bumbu Masak ke Jepang

Menteri Enggartiasto akan bicara juga dengan menteri Pariwisata untuk menyediakan misalnya poster Pariwisata 10 destinasi cantik Indonesia

Menteri Perdagangan Usul Tarif Murah Garuda Bagi Restoran Indonesia Yang Impor Bumbu Masak ke Jepang
Richard Susilo
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (66) mengusulkan agar Perusahaan Penerbangan Nasional Garuda Indonesia bisa memberikan harga murah atau tarif khusus bagi restoran Indonesia di Jepang yang mau memasukan bumbu dari Indonesia.

"Maaf mungkin saya mendahulukan banyak pihak tapi sudah bicara dengan pak Dubes Arifin Tasrif tadi mungkin kita akan minta Garuda Indonesia kalau bisa memberikan tarif khusus bagi bumbu Indonesia yang mau di impor ke Jepang," papar Menteri Enggartiasto khusus kepada Tribunnews.com malam ini (28/11/2017).

Menurutnya, ini ini terkait tarif kargo Garuda Indonesia yang mungkin bisa mempermudah dan membuat murah tarif impor bumbu makanan Indonesia untuk restoran Indonesia yang ada di Jepang.

"Mungkin nantinya bisa terdaftar di kedutaan besar Indonesia (KBRI) dulu semua restoran Indonesia yang ada di Jepang lalu pesanan bumbu apa semua didaftar dikumpulkan dan dibawa Garuda sekaligus bersama semua itu dengan harga khusus sehingga akhirnya kita juga bisa promosikan Kuliner Indonesia dengan lebih baik lagi di Jepang," tambahnya.

Selain itu juga Menteri Enggartiasto akan bicara juga dengan menteri Pariwisata untuk menyediakan misalnya poster Pariwisata 10 destinasi cantik Indonesia pasang di semua restoran Jepang sehingga promosi Pariwisata pun bisa berjalan dengan baik pula.

"Rasanya sinergi ini dengan banyak kementerian bersama bisa berjalan dengan baik mestinya sehingga Indonesia bisa jauh lebih baik lagi dipromosikan di Jepang ini," tekannya lebih lanjut.

Kunjungan Menteri Enggartiasto ke Jepang selain menemui berbagai pihak Pemerintah Jepang dan swasta, juga besok (29/11/2017) akan tampil jadi pembicara dalam acara yang dibuat pihak Badan Perdagangan Internasional Jepang (Jetro) dan juga akan menjadi saksi beberapa penandatangan MoU di Tokyo.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help