Alat Berat untuk Tebing Terjal Pertama di Dunia Sudah Ada di Jepang Sejak 26 Tahun Lalu

Sebuah alat berat untuk mengeruk tanah (excavator) yang bisa memanjat tebing terjal ternyata sudah ada di Jepang sejak 26 tahun lalu.

Alat Berat untuk Tebing Terjal Pertama di Dunia Sudah Ada di Jepang Sejak 26 Tahun Lalu
Taisho Construction Corporation
Rock Climbing Machine RCM03 buatan Taisho Construction Corporation mengerjakan proyek di Nagasaki tahun 2016. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sebuah alat berat untuk mengeruk tanah (excavator) yang bisa memanjat tebing terjal ternyata sudah ada di Jepang sejak 26 tahun lalu.

Dan yang pertama di dunia dikembangkan dan dibuat oleh Toshihito Okamoto, President Taisho Construction Corporation yang bermarkas di Mobarashi Perfektur Chiba Jepang.

"Kita kembangkan dan sudah dipakai sejak 26 tahun lalu (1991) hanya oleh perusahaan konstruksi saya ini saja," kata Okamoto kepada Tribunnews.com, Senin (4/12/2017).

Apakah di luar negeri atau di Jepang tidak ada alat berat excavator semacam ini?

"Menurut saya tidak ada dan di Jepang mulai muncul belakangan ini tetapi tampaknya mencuri teknologi kami. Tapi kini kami sudah mem-patent-kan teknologi kami sehingga semua orang tahu bahwa milik kami lah yang asli. Bahkan ada yang sampai ke pengadilan kasusnya karena meniru teknologi kami," kata dia.

Upaya penggunaan mesin alat berat yang di Jepang disebut Rock Climbing Machine (RCM) ini membuat kode mesin itu juga RCM dan empat macam ada RCM1, RCM03, RCM06 dan RCM12 dengan kekuatan dan pengerukan jumlah berat yang berbeda satu sama lain.

Baca: Pasang Air Laut Mencapai 1,5 Meter, Masyarakat Pesisir Jatim Diminta Waspadai Banjir Rob

Apakah bisa pakai radio control (remote control) dilakukan jarak jauh?

"Alat berat kami bisa dipakai oleh manusia, ada tenaga operator khusus dan bisa pula dikendalikan dengan radio control. Alat pengendali itu pun kami juga yang buat sendiri," ungkapnya.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help