BBC

AS kerahkan pesawat pengebom B-1B di dekat perbatasan Kore Utara

Militer AS menerbangkan pesawat pengebom B-1B di dekat perbatasan Korut dalam latihan militer gabungan bersama Korsel yang dianggap sebagai

pesawat as
Reuters

Militer AS menerbangkan pesawat pengebom B-1B di atas wilayah Korea Selatan dalam latihan militer gabungan bersama Korsel yang dianggap sebagai peringatan terhadap Korea Utara.

Pesawat tersebut kemudian melakukan serangkaian simulasi pengeboman terhadap fasilitas militer.

Latihan militer ini digelar sepekan setelah Pyongyang meluncurkan rudal balistik antarbenua yang diklaim mampu mencapai daratan AS.

AS sebelumnya mengerahkan pesawat pengebom sebagai unjuk kekuatan setelah Korea Utara melakukan uji coba peluru rudal bertenaga nuklir.

Militer Korea Selatan mengatakan pesawat pengebom AS tersebut ambil bagian dalam serangkaian simulasi pengeboman yang melibatkan pesawat tempur AS dan Korea Selatan di provinsi Gangwon, yang berbatasan dengan Korea Utara.

Lebih dari 200 pesawat tempur dan ribuan tentara terlibat dalam latihan militer yang berakhir pada Jumat dan sudah direncanakan sebelum peluncuran rudal terbaru Korea Utara.

pesawat as
Getty Images

Pyongyang, yang secara rutin mengecam latihan militer gabungan AS-Korea Selatan, dalam pernyataan terbarunya pada Senin menyebutnya sebagai "tindakan provokasi menuju perang nuklir" .

Latihan militer gabungan ini digelar ketika utusan politik PBB, Jeffrey Feltman mengunjungi Pyongyang untuk berdialog, sebuah kunjungan langka oleh seorang pejabat senior PBB.

Ketegangan di semenanjung Korea mulai meningkat sejak peluncuran rudal pada akhir bulan lalu, yang memicu kecaman internasional, termasuk ancaman AS yang menyebut rezim Korea Utara akan "benar-benar hancur" jika perang benar-benar terjadi.

Militer Korea Selatan juga berencana meluncurkan unit tempur yang menggunakan senjata alias "dronebots" pada tahun depan, demikian menurut Kantor berita Yonhap mengutip seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya.

"Dronebots" akan melakukan pengintaian dengan target kekuatan militer Korea Utara, serta dapat juga melancarkan serangan, walaupun laporan tersebut tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang bagaimana hal itu dapat dilakukan.

Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help