Profesor Jepang: Tempat Teraman di Dunia Indonesia dan Jepang

Shibata menceritakan teman-temannya yang terlupa barangnya di Jakarta bisa ketemu lagi.

Profesor Jepang: Tempat Teraman di Dunia Indonesia dan Jepang
Richard Susilo
Tokubumi Shibata, Profesor Emeritus Universitas Kokushikan 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Rasanya hanya dua tempat teraman di dunia yaitu Indonesia dan Jepang. Setidaknya itulah yang diucapkan Prof. Emeritus Tokubumi Shibata dari universitas Kokushikan khusus kepada Tribunnews.com hari Rabu ini (6/12/2017).

"Saya percaya Indonesia negara yang aman seperti Jepang," ungkap Shibata yang juga Koordinator Lembaga Riset Soekarno yang telah berdiri 3 tahun di universitas tersebut.

Shibata menceritakan teman-temannya yang terlupa barangnya di Jakarta bisa ketemu lagi.

"Teman saya kelupaan barangnya di bandara Soekarno Hatta Jakarta. Setelah beberapa lama baru sadar dan kembali ke tempat semula ternyata masih ada."

Apabila di negara lain termasuk di New York dianggapnya mungkin sudah hilang.

" Kalau di negara lain seperti Amerika ya mungkin sudah hilang deh. Jadi Indonesia ya masih aman seperti Jepang dan teman saya senang sekali barangnya masih ada. Kini yakin kalau Indonesia ya negara aman seperti Jepang," ungkapnya lagi.

Beberapa orang Jepang sampai detik ini memang mempertanyakan Indonesia apakah aman, bagaimana dengan teror dan sebagainya.

"Beberapa murid dan orangtua murid saya bertanya mengenai Indonesia apa aman dari teroris dan sebagainya karena anaknya mau ke Indonesia," papar Prof Masakatsu Tosu pengajar dari universitas Kokushikan pula khusus kepada Tribunnews.com Rabu ini (6/12/2017).

Menurutnya Indonesia sangat aman tidak seperti negara lain dan hal itu dijelaskan rinci kepada para murid dan orangtua murid nya pula.

Rasa aman dan nyaman Indonesia dirasakan sendiri sehingga sudah seringkali puluhan kali pergi-pulang ke Indonesia terutama Solo, Yogya Cirebon dan Jakarta.

"Rasa aman dan nyaman ini membuat saya sangat mencintai Indonesia sehingga saya juga pelajari sampai detil Batik an tenun ikat Indonesia," paparnya lagi yang mengaku memiliki banyak batik Indonesia terkuno sekitar 80 tahun yang lalu terutama batik Jawa Tengah.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help