BBC

Soal kemampuan membaca, anak-anak Singapura dan Rusia teratas

Anak-anak di Rusia dan Singapura menempati posisi teratas daftar peringkat kemampuan membaca, sementara posisi terbawah diisi oleh anak-anak

Membaca
PA
Kajian PIRLS menunjukkan adanya penurunan standar kemampuan membaca oleh anak-anak di Prancis, Iran, Israel, Selandia Baru dan AS.

Anak-anak di Rusia dan Singapura menempati posisi teratas daftar peringkat kemampuan membaca, sementara posisi terbawah diisi oleh anak-anak di Mesir dan Afrika Selatan.

Daftar PIRLS (Progress in International Reading Literacy Study) ini disusun berdasarkan studi komparatif terhadap 319.000 anak usia 9-10 tahun di 50 negara yang dilaksanakan setiap lima tahun.

Anak-anak Indonesia tidak termasuk di antara negara-negara yang disurvei.

Selain Rusia dan Singapura, yang juga berada di papan atas adalah anak-anak di Hong Kong, Irlandia, Finlandia, Polandia dan Irlandia Utara.

Kajian PIRLS menunjukkan adanya penurunan standar kemampuan membaca oleh anak-anak di Prancis, Iran, Israel, Selandia Baru dan Amerika Serikat. Yang juga mengalami penurunan adalah anak-anak di Belgia, Kanada, Denmark, Malta, dan Portugal.

Sementara yang mengalami peningkatan standar adalah anak-anak di Inggris, Rusia, dan Qatar.

Anak-anak perempuan mencatat nilai yang lebih baik dibandingkan anak-anak laki-laki kecuali di dua negara. Yang menonjol, nilai-nilai anak perempuan juga lebih baik dibandingkan anak laki-laki di negara-negara Muslim, termasuk Arab Saudi, Oman dan Iran, yang biasanya memprioritaskan pendidikan untuk kaum pria.

Para peneliti mengatakan anak-anak yang mencatat nilai tinggi untuk kemampuan membaca biasanya berasal dari keluarga yang mendukung kemampuan ini.

Selain itu ditemukan pula bahwa anak yang berasal dari keluarga yang memiliki buku, perangkat digital, dengan orang tua yang gemar membaca akan meraih nilai lebih tinggi.

Anak-anak yang tidak sering membolos atau absen -seperti bisa diduga- juga meraih nilai yang lebih baik.

Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help