Kaleidoskop 2017

Kontroversi Donald Trump Sepanjang 2017: Muslim Ban, Badai Katrina hingga Yerusalem Ibu Kota Israel

Sebagai seorang presiden, Trump dikenal sebagai seorang pemimpin negara yang kerap keliru dan menyampaikan fakta palsu melalui pernyataannya.

Kontroversi Donald Trump Sepanjang 2017: Muslim Ban, Badai Katrina hingga Yerusalem Ibu Kota Israel
WONKETTE.COM
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump 

TRIBUNNEWS.COM, AMERIKA - Hampir setahun Presiden AS Donald Trump menjabat, sudah ada sejumlah kontroversi besar yang ditimbulkannya.

Kebanyakan diakibatkan oleh pernyataan-pernyataan pribadinya, yang dicap banyak media "meragukan" dan "butuh analisa fakta".

Sebagai seorang presiden, Trump dikenal sebagai seorang pemimpin negara yang kerap keliru dan menyampaikan fakta palsu melalui pernyataannya.

Tak heran, sebab New York Times mencatat, jika dirata-rata selama 100 tahun pertama pemerintahannya, Trump setidaknya menyampaikan satu klaim palsu atau keliru secara fakta per hari.

Tak hanya dalam bertutur secara lisan, Trump juga kerap dianggap sebagai sosok yang juga diragukan secara tulisan.

Baca: Siapa Berani Lawan Jokowi di Pilpres 2019?

Terutama tulisannya melalui cuitan-cuitan di Twitter, yang juga tak jarang menimbulkan kontroversi besar.

Mulai dari 'Muslim ban' alias larangan muslim masuk wilayah AS, sampai pengakuan terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel, termasuk menjadi kontroversi-kontroversi besar yang ditimbulkan Trump sepanjang 2017.

Sebagian besar di antaranya menjadi bahan pemberitaan di tingkat internasional dan bahkan memicu tanggapan dari Indonesia.

Perintah Eksekutif 13769 ('Muslim ban')
Lebih dikenal sebagai "larangan untuk muslim masuk wilayah AS", perintah eksekutif ini menjadi hal yang paling kontroversial dari pemerintahan Trump.

Halaman
1234
Penulis: Ruth Vania C
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help