Tahun Baru 2017

Lima Kuil Paling Banyak Dikunjungi Warga Jepang saat Akhir Tahun

Menjelang akhir tahun banyak warga mengincar kuil yang ramai atau banyak memiliki kekuatan magis agar permohonan terkabul di tahun depan.

Lima Kuil Paling Banyak Dikunjungi Warga Jepang saat Akhir Tahun
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Daftar kuil terpopuler di Jepang saat tahun baru. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Menjelang akhir tahun banyak warga mengincar kuil yang ramai atau banyak memiliki kekuatan magis agar permohonan terkabul di tahun depan.

Lima kuil yang terkenal itu adalah Kuil Meiji di Tokyo yang sangat ramai setiap tahun mencapai kunjungan sekitar 3,18 juta orang pada saat tahun baru.

Turun di Stasiun Harajuku Yamanote Line JR atau Stasiun Meijijingumae Chiyoda Line kereta api bawah tanah, langsung akan bertemu kuil tersebut.

Baca: Siapa Berani Lawan Jokowi di Pilpres 2019?

Lalu kuil Narita di dekat stasiun kereta api Narita baik JR maupun Keisei yang dikunjungi sekitar 3,11 juta orang per hari di saat akhir tahun.

Yang ketiga adalah kuil Kawasaki Daishi dekat Stasiun Suzukicho di Kawasaki Perfektur Kanagawa. Dihadiri sekitar 3,08 juta orang setiap akhir tahun.

Kuil Fushimi Inari di Kyoto dengan terowongan merah berderet.
Kuil Fushimi Inari di Kyoto dengan terowongan merah berderet. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Kemudian Kuil Asakusa yang dihadiri sekitar 2,93 juta orang di dekat Stasiun Asakusa, tempat belanja oleh-oleh oleh banyak turis asing.

Baca: Pesawat ANA Tujuan Jepang Kembali Lagi ke LA Gara-gara Penumpang Salah Naik Pesawat

Kelima adalah Kuil Tsurugaoka Hachimangu di Kamakura Perfektur Kanagawa yang seringkali dihadiri skeitar 2,5 juta orang di akhir tahun.

Lalu Fushimi Inari Taisha di Fushimi-ku, Kyoto, yang sering dihadiri sekitar 2,5 juta orang.

Baca: Tegaskan Dukung Jokowi, Airlangga Untungkan Golkar

Kuil Fushimi tersebut sering terkenal dengan foto rentetan palang kayu merah berderet panjang membentuk terowongan palang merah yang indah.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help