17 Tahun Berlalu, Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Setagaya Tokyo Jepang Belum Tertangkap

17 tahun berlalu, namun pelaku pembunuhan satu keluarga di Setagaya Tokyo belum juga tertangkap.

17 Tahun Berlalu, Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Setagaya Tokyo Jepang Belum Tertangkap
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Satu keluarga dibunuh di Setagaya, pembunuhnya masih dicari. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - 17 tahun berlalu, namun pelaku pembunuhan satu keluarga di Setagaya Tokyo belum juga tertangkap.

Bahkan dengan iming-iming hadiah 20 juta yen bagi yang bisa memberikan informasi di mana keberadaan pembunuh.

"Pokoknya kami terus berusaha mencari tidak akan berhenti terus sampai pelaku tertangkap. Dan saya minta bantuan seluruh anggota masyarakat untuk kerja sama dengan pihak kepolisian memberikan informasi tentang pelakunya apabila ada yang mengetahui," kata Ueno Hiroaki, Kepala Divisi 1 Kepolitian Metropolitan Tokyo setelah menyampaikan karangan bunga ke lokasi kejadian pembunuhan di Setagaya Tokyo.

Baca: Cerita Tiga Bule Nekat Mendaki Gunung Agung hingga ke Puncak, Apa yang Mereka Lihat?

Tepat tanggal 30 Desember 17 tahun lalu, satu keluarga terdiri dari suami istri dan dua anaknya dibunuh di Setagayaku Tokyo.

Mereka adalah Mikio Miyazawa pekerja sebuah perusahaan Jepang saat itu berusia 44 tahun, istrinya Yasuko berusia 41 tahun, Ina-chan putrinya yang masih berusia 8 tahun dan putranya berusia 6 tahun bernama Rei-ku.

Baca: Menanti Langkah Prabowo Subianto Menuju Pilpres 2019

Sekitar 20 orang polisi termasuk Ryosuke Matsuoka, kepala penyidik polisi siang ini berkumpul di depan rumah korban untuk memberikan karangan bunga di depan rumah, memperingati kasus tersebut 17 tahun lalu.

Menurut penyelidikan sebelumnya, pelakunya pria dengan tinggi sekitar 1 meter 70 cm, golongan darah A, tangan kanan ada bekas luka, penampilan kurus, lebar pinggang sekitar 83cm.

Selain mendeteksi sidik jari dan DNA pelaku, baju training olahraga yang dipakai pelaku hanya ada 130 saja di Jepang dan 10 beredar di Tokyo.

Baca: Sebelum Menghembuskan Napas Terakhir, Vena Bisikkan Sebuah Nama Orang yang Membunuhnya

Gambar pelaku menggunakan topi bulat dan slayer leher biru tua serta sepatu olahraga putih.

Bagi yang memiliki Informasi mengenai pelaku atau sesuatu mencurigakan dapat menelepon Kepolisian Pos Seijo dengan nomor 03-3482-0110.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved