BBC

Dianggap gagal tangani terorisme, AS kurangi bantuan keamanan ke Pakistan

Pemerintah AS memotong hampir semua bantuan keamanan untuk Pakistan, dan menyebutkan negara itu telah gagal dalam menangani jaringan terorisme

Pemerintah AS memotong hampir semua bantuan keamanan untuk Pakistan, dan menyebutkan negara itu telah gagal dalam menangani jaringan terorisme yang beroperasi di wilayahnya.

Kementerian luar negeri mengatakan pembekuan dana bantuan itu akan dilakukan sampai Islamabad mengambil aksi terhadap jaringan Haqqan dan Taliban Afghan.

Awal pekan ini, Presiden Trump menuduh Pakistan berbohong dan menipu AS ketika menerima bantuan jutaan milliaran dolar.

Pakistan telah dipaksa mundur dari sekutu dekat AS.

Setelah Trump menyampaikan komentarnya, Pakistan menyebutkan serangan oleh pejabat AS itu "tidak dapat dipahami" dan menyatakan bahwa AS "meniadakan pengorbanan yang dilakukan bangsa Pakistan selama puluhan tahun".

Sikap AS itu dipuji oleh India dan Afghanistan, namun Cina yang telah menginvestasikan puluhan milliar ke Pakistan mendukung negara tersebut.

Pemerintah Trump telah menahan pemberian bantuan sebesar US$255 juta (sekitar Rp3,5 triliun).

Ketika mengumumkan pembatasan bantuan itu, juru bicara kementerian luar negeri Heather Nauert mengatakan dia belum menentukan jumlah bantuan yang akan dikurangi.

Dia mengatakan pemerintah AS menganggapTaliban Afghan dan jaringan Haqqani telah "mendestabilisasi kawasan dan juga menargetkan personil AS".

Pada Kamis, kementerian luar negeri juga menempatkan Pakistan dalam daftar pemantauan khusus untuk "pelanggaran berat kebebasan beragama".

Pakistan dan AS
EPA
Pakistan dan AS merupakan sekutu dekat tetap hubungannya merenggang selama beberapa bulan terakhir.

Siapa saja kelompok militan di Pakistan?

Halaman
12
Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help