BBC

Rilis lagu, mantan terpidana narkoba di Bali, Schapelle Corby picu kontroversi

Schapelle Corby -yang pernah mendekam sembilan tahun di LP Kerobokan Bali karena kasus narkoba- memicu kontroversi di Australia karena merilis

Mantan terpidana kasus narkoba, Schapelle Corby -yang pernah mendekam selama sembilan tahun di LP Kerobokan Bali- memicu kontroversi di negara asalnya Australia karena merilis lagu di media sosial.

Diberi judul Palm Trees , Corby ikut tampil bersenandung: "Saya di Queensland dan matahari bersinar. Saya punya pohon palem di belakang saya."

Dalam pesannya di Instagram, Corby -yang ditangkap di Bali karena membawa 4,2kg ganja tahun 2004- menulis bahwa membuat lagu itu 'amat menyenangkan' namun sebenarnya dia kembali mengundang pro dan kontra di kalangan warga Australia.

Perempuan Australia yang berusia 40 tahun ini memicu perhatian media sejak ditangkap di Bandara Internasional Ngurah Rai di Denpasar sekitar 13 tahun lalu.

Corby berkeras bahwa ganja yang dibawanya itu bukan miliknya tapi ditaruh orang lain di dalam tasnya namun pengadilan memutuskan dia terbukti bersalah. Awalnya diganjar 20 tahun penjara namun dia menghabiskan sembilan tahun di LP Kerobokan karena mendapat pengampunan.

____________________________________________________________________

https://twitter.com/rosecolourd/status/948007725627092992

Pengguna Twitter dengan akun Jemma bernada menyindir meminta agar seseorang segera menyebut lagu Corby tersebut sebagai lagu musim panas ikon Australia sejati.

https://twitter.com/KaylahDR/status/947993760842915840

Sedangkan Kaylah mengatakan dengan rilis lagu dari Schapelle Corby maka sudah cukup bukti baginya bahwa tahun 2018 akan menjadi tahun bencana.

Halaman
123
Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help