Wanita Cantik Jepang Digotong Demi Keberhasilan Bisnis di Tahun Baru

Sebuah festival agar bisnis semakin maju di tahun baru 2018 ini dimulai dari Kuil Itatehyozu sejak Minggu (14/1/2018) hingga Selasa (16/1/2018).

Wanita Cantik Jepang Digotong Demi Keberhasilan Bisnis di Tahun Baru
Sankei
Wanita cantik di dalam kotak bisnis digotong-gotong demi keberhasilan bisnis di tahun baru. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sebuah festival agar bisnis semakin maju di tahun baru 2018 ini dimulai dari Kuil Itatehyozu sejak Minggu (14/1/2018) hingga Selasa (16/1/2018).

Festival ini para peserta menangkap wanita cantik di dalam kotak jualan (haekago) digotong-gotong para pria Jepang dengan pakaian tradisional yukata.

"Seru sekali festival ini dan yang paling menarik ada wanita cantiknya dalam kotak tersebut, langsung diteriaki banyak orang dari jauh," kata Yonemura, salah satu panitia kepada Tribunnews.com, Senin (15/1/2018).

Sekitar jam 10.45 waktu Jepang arak-arakan dimulai dari daerah pertokoan di Himeji lalu menuji kuil tersebut yang dianggap dan dipercaya sebagai kuil yang bisa memberikan keberhasilan bagi usaha dan bisnis.

Baca: Yakuza Semakin Mati Kutu di Kalangan Perbankan dan Sekuritas Jepang

Daerah pertokoan Nishizenki dan jalanan Miyuki Himeji dipenuhi masyarakat yang ingin menyaksikan acara festival tersebut.

Penggotong kotak itu pun sambil teriak "Ho Ho Ho kotak keberuntungan!" membuat semakin semarak acara festival.

Bersamaan hal itu banyak keranjang belanja yang diisi berbagai macam (Fukuya atau kantong keberuntungan) dijual di berbagai toko dengan beragam isi tetapi umumnya jadi murah kalau dihitung satu per satu.

Baca: Pria Tiga Anak Berperilaku Seks Menyimpang Sejak SMA Setelah Jadi Korban Temannya

Selain itu muncul pula acara Tondoyaki dengan membakar semua hiasan tahun baru dengan harapan dapat membuang semua penyakit dan menghilangkan semua ketidakberuntungan, terbawa angin dan memunculkan keberuntungan di tahun yang baru ini, sebagai bagian dari acara festival tersebut.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help