Produser Musik Terkenal Jepang Mengundurkan Diri, Apa Saja Kekayaannya di Bali

Musisi, penyanyi, penulis lagu, komposer dan produser rekaman terkenal Jepang, Tetsuya Komuro (59) mengundurkan diri dari dunia musik Jepang.

Produser Musik Terkenal Jepang Mengundurkan Diri, Apa Saja Kekayaannya di Bali
Istimewa
Tetsuya Komuro (59) yang menyatakan pensiun, Jumat (19/1/2018). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Musisi, penyanyi, penulis lagu, komposer dan produser rekaman terkenal Jepang, Tetsuya Komuro (59) mengundurkan diri dari dunia musik Jepang, Jumat (19/1/2018).

Bagaimana dengan kekayaannya di Bali Indonesia?

"Saya membeli 300 juta yen vila di Los Angeles dengan kartu kredit dan memiliki sebuah vila dengan sebuah studio di beberapa tempat di luar negeri, seperti Hawaii dan Bali di Indonesia. Saya membeli banyak mobil mewah seperti Benz dan Ferrari, dan pesawat pribadi selalu kelas satu. Meminjamkan hotel mewah di Tokyo dengan lantai yang dirancang sendiri," kata Tetsuya Komuro, Jumat (19/1/2018).

Bagaimana dengan tanahnya yang mencapai hektaran di Bali?

Baca: Tak Bersedih Aset Berharganya Disita KPK, Rita: Tidak Apa-apa, Harta Dunia Itu

Sumber Tribunnews.com mengungkapkan tanahnya di Bali dibelinya sekitar 10 tahun lalu dan sangat luas.

"Saat datang ke Bali naik jet pribadinya, dia dikawal polisi menuju lokasinya hanya untuk tanda tangan akta jual beli tanah tersebut, lalu pulang lagi naik pesawat jet pribadinya tersebut. Di Bali dia membuat studio musiknya sendiri," kata sumber itu.

Kekayaan Tetsuya Komuro tahun 1990-an mencapai aset sedikitnya 10 miliar yen. Tapi karena kegagalannya di Hong Kong dia banyak menderita kerugian.

"Sebuah perusahaan produksi musik yang diluncurkan di Hong Kong pada tahun 2000 adalah sebuah kegagalan besar, dan jumlah kerugiannya dikatakan sekitar 7 miliar yen. Setelah membayar utang, pada tahun 2008 itu ditangkap karena kecurangan yang dilakukannya dan namanya langsung jatuh, jelek di mata masyarakat Jepang," kata sumber Tribunnews.com yang lain.

Dalam sejarah musik Jepang, dia diakui sebagai produser paling sukses dan mengenalkan musik dansa ke mainstream Jepang.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help