CEO Harenohi Janji Bayarkan Uang Konsumen yang Merugi Ratusan Juta Yen

CEO Harenohi Yoichiro Shinozaki (55) saat hari kedewasaan 8 Januari 2018 ternyata bersembunyi di rumah temannya dan tidak berbuat apa pun.

CEO Harenohi Janji Bayarkan Uang Konsumen yang Merugi Ratusan Juta Yen
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Suasana konferensi pers CEO Harenohi, Yoichiro Shinozaki (insert), Jumat (26/1/2018) malam. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - CEO Harenohi Yoichiro Shinozaki (55) saat Hari Kedewasaan 8 Januari 2018 ternyata bersembunyi di rumah temannya dan tidak berbuat apa pun.

"Saya waktu 8 Januari berada di rumah teman saya, juga bingung mesti berbuat apa tidak tahu karena saya juga tak punya kekuatan apa pun sendiri," kata Shinozaki dalam jumpa pers Jumat (26/1/2018) malam sekitar satu setengah jam di Tokyo.

Harenohi menurut pengacaranya membuat kerugian kepada masyarakat sekitar 635 juta yen dan saat ini sedang mengusahakan pengembalian semua kerugian itu kepada konsumennya.

"Saya juga marah kalau anak saya mendapat perlakuan yang sama dikecewakan saat Hari Kedewasaan. Oleh karena itu saya mohon maaf sedalamnya atas kegagalan kami menyediakan kimono kepada ratusan orang saat itu," kata Shinozaki meminta maaf berkali-kali dan hampir meneteskan air matanya.

Baca: Saya Tungguin Istri, Kalau Capek Saya Tidur di Hotel Tempat Istri Tidur dengan Pria Lain

Setelah 18 hari menghilang dan baru kemarin muncul langsung melakukan jumpa pers, Shinozaki mengakui bingung dan pusing mesti melakukan apa sekaligus mencari pengacara yang pas baginya.

"Setelah saya temukan pengacara yang pas, barulah saya muncul saat ini, jadi mempersiapkan segalanya dulu untuk bisa muncul malam ini," kata dia.

Sedikitnya sebanyak 307 orang melaporkan ke Pusat Perlindungan Konsumen Jepang sebagai korban penipuan kasus Harenohi yang tak bisa menyediakan kimono untuk peringatan Hari Kedewasaan 8 Januari lalu.

Shinozaki sendiri berkali-kali mengatakan kalau kasus itu bukan lah penipuan.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help