Takut Tasnya Dicuri Orang, Wanita Ikut Masuk ke Mesin X-Ray Stasiun Kereta Api

Setiap terminal keberangkatan di bandara atau stasiun kereta api selalu ada mesin x ray.

Takut Tasnya Dicuri Orang, Wanita Ikut Masuk ke Mesin X-Ray Stasiun Kereta Api
capture video
Tak Ingin Barangnya Dicuri, Wanita Ini Naik ke Mesin X ray saat Pemeriksaan Keamanan 

Laporan Wartawan Grid.ID, Seto Aji N

TRIBUNNEWS.COM, TIONGKOK - Setiap terminal keberangkatan di bandara atau stasiun kereta api selalu ada mesin x ray.

Mesin x ray tersebut berfungsi sebagai pemeriksa barang bawaan penumpang agar bisa diketahui calon penumpang membawa barang berbahaya atau terlarang di koper dan tas mereka.

Dilansir reporter Grid.ID dari shanghaiist, Rabu (14/2/18) yang merilis berita kemarin, pada hari Minggu pekan lalu seorang wanita di Dongguan, Tiongkok, bertindak nekat.

Baca: Terkuak! Wanita Cantik dan Seksi Ini Dulunya adalah Pria Gendut

Hasil X Ray ketika seorang perempuan nekat masuk.
Hasil X Ray ketika seorang perempuan nekat masuk. ()

Saat itu ia hendak bepergian dengan kereta api.

Ia lantas datang ke stasiun kereta api Timur Dongguan.

Saat petugas pintu masuk stasiun menyuruh agar tas wanita tersebut dimasukkan ke mesin x ray untuk diperiksa, wanita tersebut menolak.

Ia bersikeras tidak mau memasukkan tasnya ke mesin itu lantaran takut barang bawaannya termasuk uang tunai dicuri di dalam mesin.

Namun petugas memaksanya agar ia tetap memasukkan tasnya ke mesin sesuai prosedur keamanan.

Tetap kukuh dengan pendiriannya, wanita tersebut lantas nekat 'menemani' tasnya masuk ke mesin x ray untuk dipindai.

Sontak saja petugas kaget dengan 'penampakan' manusia di dalam mesin x ray.

Setelah keluar dari mesin tersebut, wanita itu segera mengambil barangnya dan secepat mungkin naik kereta api yang sudah berada di peron.

Setelah kejadian ini, pejabat stasiun kereta api Dongguan ingin mengingatkan agar tidak asal masuk ke mesin sinar x ray.

Karena mesin itu dapat melepaskan radiasi berbahaya bagi manusia.

Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help